Ruhut: Demokrat Satu Suara Jadikan Ani Yudhoyono Capres

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul menegaskan partainya sudah satu suara untuk mencalonkan Ani Yudhoyono sebagai Presiden pada Pilpres 2014 mendatang.

"Kalau kami di Demokrat itu pasti satu suara. Tinggal keputusan akhir siapa capres Demokrat ada di tangan Majelis Tinggi Demokrat," kata Ruhut ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Rabu (16/5/2012).

Majelis Tinggi Demokrat diketuai Susilo Bambang Yudhoyono yang tak lain suami Ani Yudhoyono. SBY juga adalah ketua Dewan Pembina Demokrat.

"Jadi semua keputusan Majelis Tinggi. Kalau Majelis Tinggi putuskan Bu Ani sebagai Capres kami pasti satu suara dukung. Kalau ada Capres yang lain kami tetap dukung. Jadi intinya di Majelis Tinggi," ujar Ruhut.

Ruhut mengatakan semua kader Demokrat pasti satu suara siapa Capres yang akan diusung dan tidak akan pecah kongsi.

"Kami tidak seperti Golkar, mereka bisa pecah kongsi gara-gara putuskan Capres. Kalau mereka (Golkar) bilang kompak itu kelihatannya saja," ujar bekas politisi Golkar ini.

Kata Ruhut, jika ada yang mewacanakan sistem konvensi dalam menjaring Capres Demokrat maka itu tidak benar sama sekali.

"Aku ketawa saja mendengarnya.  Di Demokrat tidak mengenal konvensi. Kami hanya percaya hasil poling resmi, siapa Capres yang tinggi polingnya. Itu diprioritaskan Majelis Tinggi sebagai Capres," ujar Ruhut.

Menurut dia sistem konvensi terbukti membudayakan money politic. "Saya ini dulu di Golkar dan ikut sistem konvensi capres Golkar. Kasihan dulu Pak Akbar jadi korban kan," jelasnya.

Anggota Komisi III DPR ini menambahkan, SBY hanya percaya hasil polling Capres bukan sistem konvensi. Bagaimana jika hasil poling menyebut Ani Yudhoyono tertinggi?

"Saya pernah tanya Pak SBY bagaimana kalau Bu Ani polingnya tinggi. Pak SBY senyum saja dengarnya. Pak SBY bilang ke aku, ah kerja saja dulu buat rakyat. Nantilah itu," kata Ruhut.

Ruhut menegaskan peluang Ani Yudhoyono jadi capres Demokrat terbuka lebar. Apalagi sejumlah survei lembaga survei independen menyebut Ani Yudhoyono berpeluang jadi Capres. "Belum dicalonkan saja, survei Bu Ani sudah tinggi," kata Ruhut.

Sebelumnya diberitakan, Anggota Dewan Pembina Demokrat Melani Leimena Suharli mengusung Ani Yudhoyono sebagai Capres. Kata dia, kans mendorong Ani Yudhoyono jadi Capres menguat di internal Demokrat terutama datang dari kalangan perempuan Demokrat.

Ketua Divisi Informasi dan Komunikasi Publik Partai Demokrat, Andi Nurpati, seakan mengiyakan pernyataan Melani itu.

"Memang Bu Ani Yudhoyono layak untuk diusulkan jadi capres Demokrat," kata Nurpati.
Kata dia, Ani Yudhoyono memiliki banyak kualifikasi untuk Capres.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.