Ruhut Nongol di Pilkada Bali  

TEMPO.CO, Bali - Dua pasangan calon Gubernur Bali pada Sabtu, 30 Maret 2013, mengambil nomor urut peserta Pemilihan Kepala Daerah Bali 2013. Hasilnya, pasangan AA Ngurah Puspayoga-Dewa Sukrawan (PAS) yang diusung PDI Perjuangan mendapat nomor urut 1. Adapun Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta (Pastikerta) mendapat nomor urut 2.

Suasana pengambilan nomor urut sangat semarak karena kedua pasangan mengerahkan ratusan pendukung. Massa pendukung PAS mulai berangkat dari wantilan DPRD Bali, sedangkan pendukung Pastikerta berkumpul di parkir timur lapangan Renon. Keduanya kemudian bertemu di halaman gedung kantor Gubernur Bali dan saling meneriakkan yel-yel.

Menariknya, di tengah suasana itu, politikus senior Partai Demokrat Ruhut Sitompul ikut memberikan dukungan kepada Pastikerta. Kehadiran Si Poltak itu sempat mengundang sorakan massa kedua kubu. Sayangnya, Ruhut telah meninggalkan ruangan sebelum acara selesai.

Seremoni resmi sendiri digelar di gedung Wiswasabha, yang membatasi masuknya pendukung ke dalam ruangan hanya 50 orang. Sesuai hasil undian, PAS mendapat kesempatan untuk mengambil nomor disusul Pastikerta. Namun, pembukaan nomor urut tetap dilakukan secara bersamaan oleh kedua pasangan.

Atas nomor urut itu, Puspayoga mengaku cukup senang. "Ini tanda yang baik untuk memulai perjuangan. Nomor 1 itu kan biasanya untuk pemenang," ucapnya sambil tertawa lebar. Hanya saja, kata dia, nomor urut itu jangan sampai membuat pendukungnya terlena. "Karena perjuangan yang sesungguhnya baru akan kita mulai," ia menegaskan.

Sedangkan Mangku Pastika menyatakan tak mempersoalkan nomor urut 2 yang diperolehnya. "Itu bisa dimaknai sebagai V atau victory (kemenangan)," katanya. Yang penting, kata Pastika, pemilihan Gubernur Bali berjalan aman dan lancar.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Lanang Perbawa menyatakan, setelah pengambilan nomor urut itu, pasangan calon diberi kesempatan untuk bersosialisasi. "Jangan lupa kalau memasang baliho beri nomor urut dan tanggal pencoblosan pada 15 Mei," ujarnya. Dalam masa sosialisasi ini, pihaknya bersama Panwaslu akan mengawasinya agar tidak terjadi pelanggaran-pelanggaran.

ROFIQI HASAN

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.