Ruhut: SBY Punya Indra Keenam  

TEMPO.CO, Jakarta - Ruhut Sitompul memuji langkah Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang menyampaikan dukungan kepada Marzuki Alie melalui pesan pendek. Menurut dia, SBY ingin membesarkan hati kadernya karena peminta konvensi Demokrat banyak dari luar partai.

"Pak SBY mempunyai indra keenam. Beliau tahu siapa kader yang maju," kata Ruhut di kompleks parlemen, Senayan, Rabu, 24 April 2013. Mengetahui Marzuki Alie tertarik ikut konvensi, kata Ruhut, SBY langsung mengirim dukungan untuk menyiapkan diri melalui pesan pendek.

Namun, Ruhut justru memilih nama lain di internal Demokrat sebagai kandidat presiden. Menurut dia, figur yang layak menggantikan SBY sebagai presiden adalah Ani Yudhoyono. Ruhut beralasan, sebagai ibu negara dan putri Sarwo Edhie Wibowo, Ani dianggap cakap dan pantas. Selain itu, Ani Yudhoyono dianggap memiliki sejumlah prestasi seperti mobil pintar, program ASI, penghijauan, dan penanaman pohon.

Terkait dengan pernyataan SBY bahwa tidak mencalonkan keluarganya, Ruhut menuturkan keputusan politik sering dilakukan di menit-menit akhir. Jika Ani Yudhoyono tidak dicalonkan, Ruhut akan mendukung Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Pramono Edhie Wibowo. "Kalau teman-teman lain, ukur badanlah," kata dia.

WAYAN AGUS PURNOMO

Topik terhangat:

Caleg | Ujian Nasional | Bom Boston | Lion Air Jatuh | Preman Yogya

Berita lainnya:

Dahlan Tertarik Bikin Ladang Ganja 

VIDEO Unik FBI Buka Pintu Pagar Kasus Bom Boston 

Diduga Mark Up, Menteri Nuh: Ketemu Hatta, Beres 

Jokowi: MRT Seperti Mencabut Kumis Harimau

Bayern Hancurkan Barcelona 4-0

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.