Ruhut Sitompul Ditegur Demokrat

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Diam-diam, 'vokalis' Partai Demokrat (PD) Ruhut Sitompul sudah mendapat surat teguran keras dari partainya. Surat teguran, ternyata sudah diberikan kepada Ruhut, sebelum SBY selaku Ketua Dewan Pembina PD berpidato di kediamannya di Cikeas, Bogor Jawa Barat dua hari lalu. Hal ini terungkap, dari salah satu petinggi Demokrat, khusus kepada Tribunnews.com, Rabu petang (13/07/2011).

"Ruhut itu sebenarnya pernah dapat Surat Peringatan dari DPP sebelum SBY konpers kemarin. Makanya, waktu itu DPP membuat SK kalau juru bicara resmi adalah Andi Nurpati, Jaffar Hafsyah, Saan Mustofa, Hinca Panjaitan, dan Ramadhan Pohan," kata salah seorang petinggi Demokrat.

Ruhut Sitompul, juga akan mendapat sanksi lain lagi. Hal ini, katanya, bila dalam pelaporan istri Ruhut Sitompul ke Mabes Polri dapat dibuktikan ada unsur pidananya.

Soal laporan itu, tentu didalami DPP. Sekaligus menunggu proses hukum di Mabes polri. Kita tunggu saja. Tapi, tak sampai memecat Ruhut," katanya seraya mewanti-wanti agar namanya tak disebutkan.

Sumber lain menyebutkan, SBY marah besar terkait pertikaian Ruhut Sitompul dengan Sekertaris Dewan Kehormatan Amir Syamsuddin yang ditayangkan dalam acara dialog di salah satu stasiun televisi swasta beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Ketua Fraksi Demokrat Jafar Hafsah di DPR mengakui akan ada teguran dan sanksi terhadap para kader Demokrat yang dianggap tidak disiplin.

"Prosesnya peringatan teguran, belum disebut nama. Diserahkan kepada DPP dan saya tidak pada posisi menyebtukan siapa-siapa," kata Jafar Diplomatis.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.