Ruhut: Yusril Tak Usah Bicara Soal Pemberantasan Korupsi

Laporan Ardhanareswari AHP

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia dari Fraksi Partai Demokrat,  Ruhut Sitompul, mengingatkan Yusril Ihza Mahendra supaya tak memberikan pernyataan macam-macam mengenai pemberantasan korupsi.

Ini menyusul pernyataan Yusril bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa menjadi lembaga Ad Hoc dengan jangka waktu lima tahun. Artinya, KPK bersifat lembaga sementara yang bertugas menyelesaikan masalah yang sudah akut.

Ruhut mengatakan, tetap menghormati Yusril sebagai Profesor Hukum Ketatanegaraan. Namun Ia menyesalkan sikap Yusril. "Yusril membela para koruptor," kata Ruhut ketika ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Senin (16/7/2012).

"Saya bangga dengan KPK dan (pengadilan) Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) Jakarta," kata Ruhut yang dalam kesempatan wawancara itu berulangkali mengucapkan kata 'bangga' terhadap KPK.

Yusril menjadi kuasa hukum tersangka kasus korupsi pengadaan Al-Quran, Zulkarnaen Djabar.

Klik Juga:

  • Ruhut: PD Dukung Revisi UU KPK
  • Neneng yang Pertama Cicipi Baju Tahanan KPK
  • Wali Kota Semarang Non Aktif Bantah Lakukan P...
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat