Rukun Raharja cetak laba bersih 2,5 juta dolar AS

Emiten yang bergerak dalam bidang jasa dan distribusi gas bumi PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) melaporkan kinerja perusahaan pada 2021 dengan pendapatan usaha sebesar 98,1 juta dolar AS dan laba bersih 2,5 juta dolar AS.

"Kami melaporkan kinerja perusahaan untuk Tahun Buku 2021, di mana revenues mencapai 98,1 juta dolar AS dengan laba bersih sebesar 2,5 juta dolar AS," kata Direktur Rukun Raharja Oka Lesmana dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Oka mengatakan bahwa para pemegang saham membebaskan dan melepaskan secara penuh seluruh anggota direksi dan dewan komisaris perseroan dari segala tindakan kepengurusan dan pengawasan yang dijalankan selama tahun fiskal yang berakhir pada 31 Desember 2021.

Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 22 Juni 2022 lalu, Rukun Raharja memutuskan membagikan dividen setara dengan Rp6,98 per saham.

Perseroan tercatat tidak pernah absen membagi dividen selama lima tahun terakhir dan jumlah dividen yang dibagikan tahun ini paling tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Oka, pembagian dividen telah mempertimbangkan arus kas dan kebutuhan dana operasional maupun investasi pada tahun mendatang.

"Pembayaran dividen akan dilakukan dalam waktu selambat-lambatnya 30 hari setelah pengumuman hasil RUPST," ujarnya.

Selain pembagian dividen, Rukun Raharja juga mengangkat sejumlah komisaris baru, salah satunya menempatkan mantan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara pada posisi komisaris utama menggantikan Senang Sembiring.

Rudiantara merupakan profesional di bidang telekomunikasi dan pernah berkarier di Indosat Ooredoo Hutchison, Telkomsel, XL Axiata, dan Telkom. Ia juga tercatat pernah bekerja sebagai Wakil Direktur Utama PLN.

Baca juga: Arifin Tasrif lantik pejabat baru BPH Migas

Baca juga: BPH Migas dorong adanya lelang disrtribusi gas

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel