Rumah Korban Gempa Cianjur Disatroni Maling, Bawa Kabur Dua Motor

Merdeka.com - Merdeka.com - Warga kampung Ciender, Kecamatan Warung Kondang, Kabupaten Cianjur yang menjadi korban gempa mengalami duka ganda. Di balik duka usai gempa yang mengguncang dan meluluhlantahkan bangunan-bangunan, rumah-rumah mereka justru disatroni maling yang mencari kesempatan dalam kesempitan.

Sebagian warga memang belum kembali ke dalam rumahnya, lantaran trauma dan takut ada gempa susulan. Warga memutuskan untuk tidur di tempat yang lebih lapang dan menjauhi bangunan.

"Ada saja orang memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan, sudah ada beberapa rumah warga kemalingan dan beberapa motor hilang," ujar Wakil Pondok Pesantren Alkahfie Cianjur Imamuddin Azis saat dikonfirmasi, Selasa (22/11). Dikutip dari Liputan6.com.

Imam menyebut, setidaknya sudah ada tujuh rumah yang disatroni maling. Bahkan, ada dua sepeda motor raib digondol bandit.

"Ada tujuh rumah (kemalingan) dan dua motor (hilang)," lanjut dia.

Dia menyebut, warga sempat memergoki pelaku saat hendak menggasak sepeda motor. Saat terpergok dan dikejar oleh warga, pelaku lari tunggang langgang dan meninggalkan motor di tengah sawah.

Warga sempat mencari keberadaan maling tersebut, namun nihil. "Tidak (tertangkap), kemungkinan ngumpet di ladang jagung atau sungai," beber Imam. [cob]