Rumah Meghan dan Harry Didatangi Polisi 9 Kali dalam Beberapa Bulan Terakhir, Ada Apa?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Polisi dikabarkan mendatangi rumah Pangeran Harry dan Meghan Markle di Montecito, California, Amerika Serikat. Bukan sekali, tapi sembilan kali dalam beberapa bulan. Apa yang terjadi?

Dilansir dari Page Six, Jumat (9/4/2021), sejak Harry dan Meghan pindah bersama putra pertamanya Archie yang berusia satu tahun ke rumah baru mereka pada Juli 2020, Kantor Sheriff Santa Barbara County telah menangani panggilan yang tercatat sebagai permintaan telepon, aktivasi alarm, dan kejahatan properti. Data tersebut diperoleh di bawah Undang-Undang Kebebasan Informasi.

Data dirilis setelah pasangan Duke dan Duchess of Sussex ini membicarakan masalah keamanan mereka ketika melakukan wawancara bersama Oprah Winfrey. Pada Juli 2020, polisi datang ke rumah Meghan dan Harry sebanyak empat kali pada dini hari.

Permintaan panggilan polisi pada Agustus 2020 dari rumah kedua pasangan ini tercatat sebagai "Insiden Prioritas Lain-lain". Selanjutnya pada November 2020 juga tercatat ada panggilan dari rumah Meghan dan Harry. Kemudian, saat Malam Natal pukul 16.13 waktu setempat, para deputi dipanggil ke rumah pasangan Sussex itu setelah seorang pria diduga masuk tanpa izin ke area properti mereka.

"Pria berusia 37 tahun yang masuk ke area properti milik Meghan dan Harry, telah dijatuhi hukuman penjara atas tuduhan pelanggaran ringan dan kemudian dibebaskan," kata juru bicara Kantor Sheriff Santa Barbara County.

Pada 26 Desember 2020, polisi kembali mendapat panggilan pada pukul 14.45 yang tercatat sebagai kejahatan properti. Panggilan terakhir terdaftar sebagai aktivasi alarm yang dilakukan pada 16 Februari 2021, pukul 2.21. Namun, perwakilan Sussex dan juru bicara Kantor Sheriff Santa Barbara County menolak mengomentari rincian panggilan tersebut.

Dalam wawancara dengan Oprah, Harry menjelaskan tentang keputusan mereka meninggalkan Kanada dan pindah ke Amerika Serikat.

"Kekhawatiran terbesar adalah ketika kami berada di Kanada, saya diberitahu dengan pemberitahuan singkat bahwa perlindungan keamanan kami akan dicabut. Setelah mendengar kabar ini, saya berpikir bahwa seluruh dunia bisa saja mengetahui lokasi pasti kami," kata Harry.

"Sehingga saya tersadar ketika perbatasan ditutup, perlindungan keamanan kami dicabut, kondisi lockdown yang tak tahu kapan berakhir menyebabkan dunia bisa saja mengatahui keberadaan kami, sehingga saya merasa ini tidak aman dan kami harus keluar dari tempat tersebut," tambah Harry.

Kejutkan Harry

Meghan Markle, Pangeran Harry, dan Archie saat tur kerajaan di Afrika Selatan. (HENK KRUGER / POOL / AFP)
Meghan Markle, Pangeran Harry, dan Archie saat tur kerajaan di Afrika Selatan. (HENK KRUGER / POOL / AFP)

Perlindungan untuk keluarga Sussex dicabut setelah mereka mengundurkan diri dari tugas kerajaan. Meghan mengungkapkan dalam wawancara tesebut, ia telah menulis surat permohonan kepada pihak kerajaan untuk tidak mencabut hak perlindungan keamanan pribadi suaminya lantaran ancaman pembunuhan yang bisa terjadi kapan saja.

Dia juga mengeluh dengan pencabutan gelar Archie bisa saja membahayakan keselamatan anak pertamanya. Sementara, Harry mengaku tidak pernah terpikir akan kehilangan hak atas perlindungan keamanan ketika ia dan Meghan memutuskan untuk memisahkan diri dari kehidupan kerajaan.

"Saya terlahir dengan posisi ini, saya juga mewarisi risiko ini kepada keluarga dan anak-anak saya. Tapi, pencabutan hak atas perlindungan keamanan ini benar-benar mengejutkan saya," kata Harry. (Dinda Rizky Amalia Siregar)

Geger Wawancara Meghan dan Harry

Infografis Geger Wawancara Meghan Markle dan Pangeran Harry. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis Geger Wawancara Meghan Markle dan Pangeran Harry. (Liputan6.com/Trieyasni)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: