Rumah Zakat Suplai Logistik Masyarakat Terdampak PPKM Darurat

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk pengendalian COVID-19 hingga 20 Juli 2021 berdampak pada mata pencaharian masyarakat karena aktivitas perekonomian terganggu. Tenaga kesehatan pun kewalahan karena terus meningkatnya jumlah kasus infeksi COVID-19.

Lembaga pengelola zakat, Rumah Zakat, membantu memenuhi logistik masyarakat dan tenaga kesehatan yang terdampak di 29 kota di Indonesia. Bantuan kesehatan yang disalurkan, antara lain perlengkapan untuk merawat pasien COVID-19, oksigen dan ventilator, layanan ambulans pasien dan jenazah, layanan konsultasi, vaksinasi, dan suplemen bagi tenaga Kesehatan.

“Kita melihat bahwa saat ini kebutuhan masyarakat akan layanan Kesehatan sangat tinggi. Oleh karena itu kami berharap bantuan yang merupakan titipan donator dan para mitra ini dapat membantu mereka yang terdampak,” kata CEO Rumah Zakat Nur Efendi dalam konfrensi virtual, Selasa, 6 Juni 2021.

Lembaga itu juga mendistribusikan paket sembako, sumplemen, dan daging olahan Superqurban kepada para duafa terdampak. “Alhamdulillah, meski belum Idul Adha, kita bisa menyalurkan daging kurban tahun lalu di masa PPKM darurat ini,” ujarnya.

Dalam jangka panjang, Rumah Zakat merilis bantuan ekonomi dan ketahanan pangan, yakni UMKM dan lumbung pangan. Ada 19 lumbung pangan yang sudah terbangun di desa berdaya, dan 1.204 wakaf UMKM yang tersebar di Indonesia.

“Alhamdulillah sampai sekarang kita sudah membantu 219.701 penerima manfaat dari program Bersama Hadapi Corona. Semoga kita bisa membantu lebih banyak lagi di masa PPKM darurat ini,” kata Chief Program Officer Rumah Zakat Murni Alit Baginda.

Menurut Murni, pada masa PPKM Darurat ini Rumah Zakat menyediakan ambulans secara gratis di 11 kota di Indonesia yang dapat diakses oleh masyarakat yang membutuhkan. Begitu pun dengan tabung oksigen yang saat ini tengah banyak dibutuhkan masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk membantu masyarakat yang sedang isoman (isolasi mandiri) dengan mendistribusikan kebutuhan yang mereka perlukan,” kata Murni.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel