Rumahnya Disambar Petir, Remaja Tewas Saat Main Ponsel yang Dicas

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Seorang gadis remaja meninggal setelah tersambar petir saat dia mengisi daya teleponnya. Gadis itu, bernama Radja Ferreira de Oliveira, yang tinggal di komunitas Sao Francisco do Carapanari di kota Santarem di negara bagian Para, Brasil utara.

Dikutip dari Dailystar, saat kejadian Radja sedang mengisi daya ponselnya yang terhubung ke listrik ketika ponselnya tersebut disambar petir pada dini hari Minggu, 29 Agustus 2021.

Radja mendapat sengatan listrik yang parah dan pingsan. Namun, pada saat paramedis tiba di tempat kejadian, gadis 18 tahun itu telah diberikan pertolongan pertama dan dibawa ke rumah sakit oleh keluarganya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Meninggal Dunia

Ilustrasi Meninggal Dunia (Image by Rob van der Meijden from Pixabay)
Ilustrasi Meninggal Dunia (Image by Rob van der Meijden from Pixabay)

Ketika dia diperiksa oleh dokter, dia tidak lagi memiliki tanda-tanda vital dan dinyatakan meninggal. Radja adalah orang ketiga yang tersengat listrik di negara bagian Para, Brasil pekan lalu.

Korban Lainnya

Ilustrasi sambaran petir. (Sumber Pixabay)
Ilustrasi sambaran petir. (Sumber Pixabay)

Sebelumnya pria bernama Semeao Tavares sedang melakukan panggilan telepon di distrik Apolinario di kotamadya Curua ketika dia disambar petir selama badai yang berbeda pada hari Rabu, 25 Agustus 2021.

Anggota dewan Raimundo Brito juga tersengat listrik di rumahnya di komunitas Macura di kotamadya yang sama ketika petir menyambar pada tanggal yang sama.

Dia berhasil meminta bantuan dan dibawa ke pusat kesehatan setempat, di mana dia dirawat karena luka-lukanya. Para ahli memperingatkan risiko untuk tidak menggunakan ponsel saat masih mengisi daya, terutama saat badai petir.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel