Rupiah awal pekan ditutup menguat, ditopang naiknya cadangan devisa

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan ditutup menguat, masih ditopang oleh naiknya cadangan devisa Indonesia.

Rupiah ditutup menguat empat poin atau 0,03 persen ke posisi Rp14.975 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.979 per dolar AS.

"Rupiah masih didukung oleh peningkatan pada cadangan devisa yang pertama kali sejak November 2021, serta harga komoditas batu bara yang kembali naik," kata analis DCFX Futures Lukman Leong saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Bank Indonesia (BI) melaporkan cadangan devisa Indonesia meningkat pada Juni 2022 menjadi 136,4 miliar dolar AS dibandingkan dengan Mei 2022 yang sebesar 135,6 miliar dolar AS.

Peningkatan posisi cadangan devisa pada Juni 2022 antara lain dipengaruhi oleh penerbitan obligasi global atau global bond pemerintah serta penerimaan pajak dan jasa.

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 6,6 bulan impor atau 6,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

Baca juga: BI: Cadangan devisa RI naik pada Juni, mencapai 136,4 miliar dolar AS

Selain itu, lanjut Lukman, ia melihat adanya upaya dari Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas rupiah dan mengupayakan rupiah berada di bawah level psikologis Rp15.000 per dolar AS.

"Dari eksternal, sentimen dolar AS masih dominan dengan pelaku pasar menantikan rilis data inflasi AS yang diperkirakan akan kembali meningkat," ujar Lukman.

Data inflasi Consumer Price Index (CPI) AS akan dirilis pada Rabu (13/7) waktu setempat, dengan estimasi 8,8 persen (yoy) dan 1,1 persen (mom).

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.983 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.957 per dolar AS hingga Rp14.990 per dolar AS.

Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Senin menguat ke posisi Rp14.969 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.981 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah Senin pagi melemah 4 poin

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel