Rupiah awal pekan menguat, ditopang data pertumbuhan ekonomi RI

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan menguat ditopang data pertumbuhan ekonomi kuartal III 2022 yang di atas ekspektasi.

Rupiah ditutup menguat 30 poin atau 0,19 persen ke posisi Rp15.708 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.738 per dolar AS.

"Pelaku pasar kembali dikejutkan dengan rilis data PDB yang tumbuh melesat di atas ekspektasi para analis maupun pemerintah serta Bank Indonesia," kata Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam ulasannya di Jakarta, Senin.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia berhasil tumbuh tinggi pada triwulan III 2022, yakni 5,72 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy) atau lebih tinggi dari triwulan II-2022 yang sebesar 5,45 persen (yoy).

Tren pertumbuhan ekonomi secara tahunan meningkat secara persisten selama empat kuartal berturut-turut, dengan tumbuh di atas 5 persen sejak triwulan IV 2021.

Sementara jika dibandingkan dengan triwulan sebelumnya (quarter-to-quarter/qtq), ekonomi domestik mampu tumbuh 1,81 persen pada triwulan III 2022.

Baca juga: Rupiah Senin pagi menguat 65 poin

Kendati begitu, pertumbuhan kuartalan tersebut tercatat melambat dibandingkan dengan triwulan II 2022 yang sebesar 3,72 persen (qtq), lantaran adanya pola musiman.

Secara kumulatif (cumulative-to-cumulative/ctc) pertumbuhan ekonomi domestik dari triwulan pertama hingga triwulan ketiga tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu mencapai 5,4 persen.

Sementara dari eksternal, lanjut Ibrahim, dolar melemah menyusul laporan ketenagakerjaan non pertanian atau Non Farm Payrolls (NFP) AS yang meningkat 261.000 tenaga kerja bulan lalu.

Sebelumnya ekonom yang disurvei oleh Reuters telah memperkirakan 200.000 pekerjaan, dengan perkiraan mulai dari 120.000 hingga 300.000.

Di sisi lain, tingkat pengangguran Negeri Paman Sam naik menjadi 3,7 persen dari 3,5 persen pada September.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp15.665 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp15.664 per dolar AS hingga Rp15.713 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Senin melemah ke posisi Rp15.692 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp15.736 per dolar AS.

Baca juga: Dolar akhir pekan merosot, tertekan data pekerjaan AS yang beragam