Rupiah Dihantui Lonjakan COVID-19, Diproyeksi Melemah Hari Ini

·Bacaan 2 menit

VIVA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diprediksi bakal berfluktuatif hari ini. Namun berpotensi ditutup melemah pada perdagangan hari ini.

Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada di level Rp14.454 per Rabu 23 Juni 2021. Posisi rupiah itu tercatat melemah 33 poin dari kurs sebelumnya, yang berada di level Rp14.421 pada perdagangan Selasa 22 Juni 2021.

Sementara itu, perdagangan di pasar spot pada Kamis 24 Juni 2021 hingga pukul 10.10 WIB, rupiah ditransaksikan di level Rp14.447 per dolar AS. Posisi itu melemah 15 poin atau 0,10 persen, dari level penutupan perdagangan sebelumnya di posisi Rp14.432 per dolar AS.

Analis PT Garuda Berjangka, Ibrahim menjelaskan, lonjakan penularan COVID-19 di Indonesia bukan karena kesalahan masyarakat semata. Namun permasalahan kebijakan pemerintah yang tidak konsisten dalam mengatasi pandemi juga menjadi faktor penyebab.

"Karena khawatir ekonomi akan melambat, padahal sudah otomatis ekonomi melambat," kata Ibrahim dalam riset hariannya, Kamis 24 Juni 2021.

Baca juga: Cumloude Dapat Jatah Kusus dalam Penerimaan CPNS 2021, Ini Syaratnya

Dia menjelaskan, baik pemerintah maupun masyarakat tidak mau belajar dan tidak mau mendengar pendapat para ahli wabah dan kesehatan masyarakat.

Dari sisi masyarakat juga bebal atau tidak mau karena ada sebagian yang menolak divaksin dan tidak menjalankan protokol kesehatan. Orang-orang tersebut merasa sehat dan kebal padahal tidak.

Andai Pemerintah dan masyarakat mau belajar dari pengalaman sebelumnya bahwa setiap ada libur panjang akan terjadi lonjakan, larangan mudik lebaran kemarin seharusnya lebih tegas.

"Apalagi, diketahui di banyak negara sudah bermunculan Virus Corona varian baru yang lebih dahsyat," ujar Ibrahim.

Anehnya, lanjut Ibrahim, ketika terjadi lonjakan kasus pascalebaran di Kudus dan Bangkalan pun, respon pemerintah masih biasa, dan tidak buru-buru dilakukan penyekatan di daerah-daerah sekitar.

"Rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp14.410 hingga Rp14.470," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel