Rupiah Ditutup Melemah Dipengaruhi Sentimen Tapering The Fed

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore ditutup melemah. Pelemahan ini dipicu sentimen tapering bank sentral Amerika Serikat The Fed.

Rupiah ditutup melemah 50 poin atau 0,35 persen ke posisi 14.453 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya 14.403 per dolar AS.

"Rupiah hari ini melemah cukup signifikan karena memang dampak dari sinyal tapering oleh The Fed," kata analis pasar uang Bank Mandiri Rully Arya seperti dikutip dari Antara, Jumat (20/8/2021).

Menurut Rully, hampir semua mata uang negara berkembang melemah terhadap dolar AS akibat pelaku pasar berekspektasi pengetatan stimulus atau tapering mulai dilakukan oleh bank sentral AS pada tahun ini.

"USD index-nya juga naik signifikan. Jadi dapat disimpulkan memang lebih banyak faktor global yang berpengaruh," ujar Rully.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat, Jakarta, Kamis (23/10/2014) (Liputan6.com/Johan Tallo)
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat, Jakarta, Kamis (23/10/2014) (Liputan6.com/Johan Tallo)

Faktor Dalam Negeri

Dari dalam negeri, jumlah kasus harian COVID-19 tampaknya tak meminimalisir pelemahan rupiah.

"Penurunan kasus harian COVID-19 tidak mampu menahan sentimen sinyal tapering," katanya.

Jumlah kasus harian COVID-19 di Tanah Air terus menurun di mana pada Kamis (19/8) mencapai 22.053 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 3,93 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 1.492 kasus sehingga totalnya mencapai 122.633 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 29.012 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 3,47 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 334.752 kasus.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel