Rupiah Ditutup Melemah, Investor Menanti Rilis Data Neraca Dagang

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore melemah, namun pelaku pasar masih optimistis terhadap perekonomian Indonesia.

Rupiah sore ini ditutup melemah 24 poin atau 0,17 persen ke posisi 14.278 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya 14.254 per dolar AS.

"Menurut saya pelemahan rupiah terhadap dolar masih tergolong minimal dibandingkan mata uang lainnya. Istilahnya resilient. Mencerminkan pasar masih cukup optimis akan perekonomian Indonesia," kata analis DC Futures Lukman Leong seperti dikutip dari Antara, Kamis (11/11/2021).

Selain itu, lanjut Lukman, data neraca perdagangan Oktober 2021 yang akan dirilis pada awal pekan depan juga diperkirakan akan mengalami surplus yang besar yaitu lebih dari 5 miliar dolar AS.

"Tentunya juga dari perkembangan yang semakin baik dari kasus COVID-19," ujar Lukman.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Domestik

Ilustrasi dana BLT
Ilustrasi dana BLT

Dari domestik, jumlah kasus harian COVID-19 pada Selasa (9/11/2021) kemarin mencapai 480 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,25 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 14 kasus sehingga totalnya mencapai 143.592 kasus.

Adapun untuk jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 531 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,1 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 9.537 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 127,34 juta orang dan vaksin dosis kedua 80,95 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Rupiah pada Kamis pagi dibuka melemah ke posisi 14.292 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran 14.263 per dolar AS hingga 14.310 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis melemah ke posisi 14.288 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya 14.253 per dolar AS.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel