Rupiah ditutup menguat pasca BI tahan suku bunga acuan

Budi Suyanto
·Bacaan 2 menit

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore ditutup menguat pasca Bank Indonesia memutuskan untuk menahan suku bunga acuannya.

Rupiah ditutup menguat 50 poin atau 0,34 persen ke posisi Rp14.498 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.548 per dolar AS.

Analis pasar uang Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto di Jakarta, Selasa, mengatakan, hari ini memang tekanan terhadap rupiah kembali menurun dan rupiah menguat kembali di bawah Rp14.500 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah menguat di tengah kenaikan kembali imbal hasil obligasi AS

"Hal ini didukung oleh tren US dollar yang mulai melemah terhadap beberapa mata uang lainnya serta imbal hasil US treasury 10-year yang menurun," ujar Rully.

Rully menambahkan, data neraca perdagangan yang kembali surplus pada Maret juga berdampak positif kepada pergerakan rupiah.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan RI mengalami surplus 1,57 miliar dolar AS pada Maret 2021 dengan total nilai ekspor 18,35 miliar dolar AS dan impor 16,79 miliar dolar AS.

Baca juga: Rupiah Selasa pagi menguat 33 poin

"Selain itu pasar merespons positif kebijakan BI yang hari ini menahan suku bunga pada 3,5 persen," kata Rully.

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 19-20 April 2021 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 3,5 persen, suku bunga deposit facility sebesar 2,75 persen, dan suku bunga lending facility sebesar 4,25 persen.

Bank sentral menyatakan, keputusan tersebut sejalan dengan perlunya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dari dampak masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global, meskipun perkiraan inflasi tetap rendah.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.515 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.483 per dolar AS hingga Rp14.520 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa menguat menjadi Rp14.508 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.568 per dolar AS.