Rupiah ditutup stagnan, di tengah surplus neraca perdagangan RI Juli

·Bacaan 2 menit

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore ditutup stagnan, di tengah surplusnya data neraca perdagangan Juli 2021.

Rupiah ditutup stagnan atau sama dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.373 per dolar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Rabu, mengatakan, dolar hari ini sedikit melemah terhadap mata uang lainnya, namun tetap diiringi oleh kekhawatiran akan pemulihan pertumbuhan ekonomi global yang disebabkan oleh wabah COVID-19.

"Investor sekarang mencari risalah dari pertemuan terbaru The Fed untuk mencari petunjuk waktu bank sentral untuk pengurangan aset dan kenaikan suku bunga," ujar Ibrahim.

Baca juga: Sri Mulyani: Semua negara tengah berjuang mulai sehatkan APBN mereka

Bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (Fed) juga diperkirakan akan memberikan lebih banyak petunjuk dalam simposium Jackson Hole karena banyak pelaku pasar mengharapkan The Fed mengumumkan rencana untuk mengurangi pembelian obligasi baik pada pertemuan kebijakan September atau November.

Dari domestik, sentimen positif datang dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyampaikan neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2021 tercatat surplus 2,59 miliar dolar AS dengan nilai total ekspor 17,70 miliar dolar AS dan impor 15,11 miliar dolar AS.

Dari surplus yang terjadi sepanjang 15 bulan, surplus tertinggi terjadi pada Oktober 2020 yang mencapai 3,58 miliar dolar AS. Sementara, jika diperhatikan hanya pada 2021, surplus tertinggi terjadi pada Mei 2021 yaitu sebesar 2,70 miliar dolar AS.

Dengan demikian surplus neraca perdagangan RI pada Januari-Juli 2021 mengalami surplus 14,42 miliar dolar AS.

Baca juga: BPS: RI surplus 15 bulan beruntun, Juli 2021 capai 2,59 miliar dolar

Masih dari dalam negeri, jumlah kasus harian COVID-19 di Indonesia terus menurun di mana pada Selasa (17/8) mencapai 20.741 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 3,89 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 1.180 kasus sehingga totalnya mencapai 120.013 kasus. Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 32.225 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 3,35 juta. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 384.807 kasus.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.388 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.373 per dolar AS hingga Rp14.395 per dolar AS.

Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu melemah ke posisi Rp14.384 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.383 per dolar AS.

Baca juga: Dolar AS melonjak di tengah permintaan "safe haven"

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel