Rupiah Kamis Sore Melemah ke Posisi Rp9.598

  • Akuisisi BTN Ancam Keberlangsungan KPR Bersubsidi

    Akuisisi BTN Ancam Keberlangsungan KPR Bersubsidi

    Antara
    Akuisisi BTN Ancam Keberlangsungan KPR Bersubsidi

    Jakarta (Antara) - Ketua Serikat Pekerja Bank BTN Satya Wijayantara mengkhawatirkan rencana akuisisi BTN akan mengancam keberlangsungan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi. "Selama ini bank yang peduli menyalurkan KPR melalui fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) hanya BTN, sedangkan bank lain lebih suka menyalurkan KPR komersial," kata Satya usai orasi penolakan akuisisi BTN di Jakarta, Minggu. ... …

  • Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    Merdeka.com
    Dahlan dianggap bikin blunder melebur BTN-Mandiri

    MERDEKA.COM. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan meneruskan gagasan yang sudah dicetuskan sejak era Menteri Tanri Abeng, yakni meleburkan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menjadi anak usaha PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Keduanya adalah bank pelat merah yang telah melantai di bursa saham. …

  • Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    Tempo
    Utang Luar Negeri Membengkak, Apa Penyebabnya ?

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia menyatakan utang luar negeri Indonesia pada Februari 2014 mencapai US$ 272,1 miliar atau sekitar Rp 3.106,9 triliun. Nilai utang luar negeri Indonesia membengkak 7,4 persen dibanding Februari 2013 dan lebih besar ketimbang pertumbuhan pada Januari 2014 yang mencapai 7,2 persen. (Baca: Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 3.106,9 Triliun). …

Jakarta (ANTARA) - Nilai mata uang rupiah terhadap dolar AS kembali bergerak melemah ke posisi Rp9.598 pada Kamis sore seiring pelaku pasar yang masih mengambil posisi aksi tunggu terhadap kebijakan the Fed.

Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Kamis sore bergerak melemah sebesar 23 poin menjadi Rp9.598 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.575 per dolar AS.

"Pelaku pasar masih cenderung masuk ke dalam dolar AS dan menahannya menyusul akan dikeluarkannya kebijakan the Fed yakni pelonggaran kuantitatif (QE) tahap ke-3," ujar pengamat pasar dari Milenium Sekuritas Abidin di Jakarta, Kamis.

Ia menambahkan, bila AS mengeluarkan kebijakan QE maka diproyeksikan dolar AS dapat tertekan sehingga meningkatkan nilai tukar berisiko termasuk rupiah.

Ia mengatakan, pasar mengharapkan pada pertemuan "Federal Open Market Committee`" (FOMC) hari ini akan mengumumkan kebijakan pelaksanaan QE.

Analis Samuel Sekuritas Lana Soelistianingsih menambahkan, posisi rupiah memang dalam posisi ambang batas, artinya selama ini ada tekanan-tekanan untuk membuat rupiah terdorong keatas atau terdepresiasi melewati level Rp9.600 per dolar AS.

"Tetapi sejauh ini Bank Indonesia berhasil untuk bisa membawa rupiah relatif stabil," kata dia.

Ia memperkirakan, rupiah tidak bergerak melebihi level Rp9.600 per dolar AS karena itu memang merupakan level kritis yang dapat membuat ekspetasi pasar uang akan sedikit liar.

Dalam jangka pendek, lanjut dia, tekanan rupiah akan dibayangi beberapa aspek. Dari dalam negeri, penguatan atau pelemahan rupiah cenderung mengacu pada posisi cadangan devisa negara.

"Saat ini cadev Indonesia mengalami kenaikan sekitar dua miliar dolar AS. Kendati demikian, harus dicermati penambahan cadev itu berasal, dan kondisi ekonomi global," katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada, Kamis (13/9) tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp9.583 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.578 per dolar AS. (tp)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...