Rupiah Kembali Perkasa ke Posisi Rp14.290 Per Dolar AS

Dusep Malik, Arrijal Rachman
·Bacaan 1 menit

VIVA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali menguat pada perdagangan Kamis, 4 Maret 2021. Rupiah mampu kembali bergerak di level bawah Rp14.300 per dolar AS.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia mematok nilai tengah rupiah di level Rp14.299 per dolar AS. Melemah dari nilai tengah kemarin Rp14.334.

Di pasar spot, hingga pukul 10.15 WIB, rupiah telah ditransaksikan di level Rp14.296 per dolar AS. Melemah tipis dari penutupan perdagangan kemarin di level Rp14.245.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi menjelaskan, pergerakan ini lebih disebabkan kembali turunnya imbal hasil dari surat berharga pemerintahan AS atau US Treasury tenor 10 tahun.

"Tolok ukur imbal hasil Treasury AS turun untuk hari keempat berturut-turut setelah melompat ke level tertinggi satu tahun selama minggu sebelumnya, tetapi masih mendekati level 1,4 persen," ucap dia.

Di sisi lain, Ibrahim melanjutkan, stimulus fiskal telah memicu ekspektasi pasar untuk pemulihan yang cepat dan Investor juga melacak kemajuan paket stimulus AS senilai US$1,9 triliun.

"Diusulkan oleh Presiden Joe Biden pada awal tahun, RUU tersebut disahkan oleh DPR pada minggu sebelumnya dan akan diperdebatkan oleh Senat dalam minggu ini," tuturnya.

Dari dalam negeri, dia menekankan, angka kesembuhan dari kasus COVID-19 yang meningkat hingga 85,88 persen diikuti dengan tren angka kematian yang terus turun 2,71 persen.

"Selain itu, Pemerintah melalui berbagai kebijakan terus mengupayakan agar laju penyebaran virus bisa ditekan sehingga kesehatan dan perekonomian kita dapat pulih kembali," tegas dia.

Dengan berbagai pengaruh ini, Ibrahim memperkirakan, nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar AS sepanjang hari ini akan ditutup menguat di rentang Rp14.210-Rp14.270.