Rupiah Loyo, Harga Buah Impor Naik

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Asosiasi Eksportir Importir Buah dan Sayuran Segar Indonesia, Kafi Kurnia, mengatakan melemahnya rupiah dapat menaikan harga buah dan sayuran impor. "Naik sekitar 20-25 persen," katanya kepada Tempo di Jakarta, Selasa, 28 Mei 2013.

Dalam dua hari rupiah terus melemah terhadap dolar. Selangkah lagi rupiah bakal menembus Rp 9.800. Menurut Kafi, dampak terhadap harga komoditas hortikultura terasa di tingkat pengecer. Harga komoditas hortikultura belum stabil hingga Agustus kendati rupiah kembali stabil.

Labilnya harga disebabkan suplai tersendat dan permintaan cenderung melonjak. "Apalagi mendekati liburan sekolah, ramadhan, dan lebaran," kata Kafi. Permintaan diperkirakan kembali stabil pada September mendatang. "Harga juga ikut normal."

Kebutuhan hortikultura masih bergantung terhadap impor. Misalnya, bawang putih yang bergantung kepada suplai Cina. Komoditas lain seperti anggur, wortel, dan kentang juga bergantung impor. Di awal tahun, sejumlah komoditas tersendat seperti bawang putih dan merah. Ini akibat sistem tata niaga yang amburadul. 

Pemerintah menerapkan pembatasan impor dengan memberlakukan sistem kuota. Pembatasan juga menerapkan pembatasan pintu masuk. Sejumlah komoditas dilarang masuk Pelabuhan Tanjung Priok. Komoditas impor hanya boleh masuk di Pelabuhan Tanjung Perak di Surabaya, Pelabuhan Polonia di Medan, dan Bandar Udara Soekarno Hatta di Tangerang.

ANANDA TERESIA | AKBAR

Terhangat:

Kisruh Kartu Jakarta Sehat | Menkeu Baru | PKS Vs KPK | Vitalia Sesha

BISNIS Terpopuler

Chatib Basri: Harga BBM Dijamin Naik

Aviliani: Karen Sebaiknya Tetap di Pertamina

40 Juta Serangan Hacker ke Situs Pemerintah  

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...