Rupiah Makin Jeblok, Tembuh Rp 10.500

PLASADANA.COM - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS makin terpuruk. Data Bloomberg menyebutkan, pada Senin (19/8) ini, kurs sudah mencapai Rp 10.540 per dolar AS.

Sementara cadangan devisa yang biasa digunakan untuk menyangga kurs rupiah, ikut terpuruk. Hingga akhir Juli, jumlahnya hanya US$ 92,67 miliar.

Jumlah itu jauh di bawah posisi tertingginya yang mencapai US$ 124,64 miliar pada Agustus 2011. Secara persentase, sudah turun hingga 26 persen. Demikian data Bank Indonesia.

Cadangan devisa merupakan simpanan dalam satuan mata uang asing yang dikelola oleh Bank Indonesia. Fungsinya untuk memenuhi kewajiban keuangan, karena adanya transaksi internasional.

Cadangan devisa juga digunakan oleh bank sentral untuk intervensi pasar. Tujuannya demi mengamankan nilai tukar rupiah terhadap mata uang utama, dolar Amerika.

Bahkan, ketika defisit perdagangan - impor lebih besar dibanding ekspor - makin besar, cadangan devisa makin berkurang. Sebab mata uang asing di bank sentral yang terpakai lebih besar ketimbang yang masuk.

Penulis: Fahmi Anwari