Rupiah melemah dipicu petunjuk kenaikan bunga Fed dalam jangka pendek

Nilai tukar rupiah atas dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore, ditutup melemah dipicu adanya petunjuk kenaikan suku bunga oleh bank sentral AS The Federal Reserve dalam jangka pendek.

Rupiah ditutup melemah 23 poin atau 0,15 persen ke posisi Rp14.912 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.889 per dolar AS.

"Dolar AS outlook-nya menguat setelah adanya pernyataan dari pejabat Federal Reserve yang memberikan petunjuk untuk adanya lebih banyak kenaikan suku bunga dalam jangka pendek," kata analis Monex Investindo Futures, Faisyal dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.

Dolar AS dalam tren menguat di tengah pasar yang mencerna pesan dari tiga pejabat The Federal Reserve, salah satunya Presiden Fed St. Louis James Bullard.

Bullard memberikan dukungan untuk langkah hawkish dari bank sentral AS dengan dia mengatakan bahwa Federal Reserve dan European Central Bank mungkin keduanya dapat melakukan soft landing untuk menghindari resesi yang keras untuk ekonomi masing-masing karena mereka menaikkan suku bunga untuk mengendalikan inflasi.

Sementara itu di tempat lain, Presiden Fed San Fransisco Mary Daly mengatakan bahwa dia sedang mencari data yang masuk untuk memutuskan apakah mereka dapat menurunkan kenaikan suku bunga atau melanjutkan pada tingkat kecepatan saat ini.

Sedangkan Presiden Fed Chicago Charles Evans menunjukkan dukungannya untuk kenaikan suku bunga sebesar 50 basis poin untuk pertemuan September jika inflasi tidak membaik.

Pelaku pasar juga tampaknya menjauhi aset berisiko dibalik memburuknya ketegangan antara AS dengan Tiongkok terkait Taiwan.

Dalam perkembangan terbaru, Tiongkok menunjukkan kekesalannya terhadap kunjungan ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan.

Kunjungan tersebut menimbulkan kekhawatiran akan adanya ketegangan di antara dua negara dengan tingkat ekonomi terbesar di dunia yang dapat menghasilkan konsekuensi yang cenderung negatif bagi dunia di tengah kekhawatiran akan resesi.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.897 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.895 per dolar AS hingga Rp14.920 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu melemah ke posisi Rp14.917 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.888 per dolar AS.


Baca juga: Rupiah dibuka melemah, pasar menunggu rilis data pertumbuhan ekonomi
Baca juga: Rupiah Rabu pagi melemah tipis 8 poin
Baca juga: Rupiah melemah dipicu kembalinya kekhawatiran resesi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel