Rupiah Melemah ke 14.315 per Dolar AS Dibayangi Tapering AS

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis pagi terkoreksi dibayangi sentimen tapering oleh The Fed dan perlambatan data manufaktur China.

Kurs rupiah pagi ini bergerak melemah 22 poin atau 0,16 persen ke posisi 14.315 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya 14.293 per dolar AS.

"Tapering masih menjadi sentimen yang bisa menekan nilai tukar rupiah hari ini," kata Pengamat Pasar Uang Ariston Tjendra dikutip dari Antara, Kamis (30/9/2021).

Menurut Ariston, pelaku pasar mengantisipasi potensi perubahan kebijakan moneter AS ke arah yang lebih ketat dengan masuk kembali ke aset dolar AS.

Selain itu, lanjut Ariston, pelemahan data indeks aktivitas manufaktur China pada September juga bisa memberikan tekanan ke rupiah.

"Pelambatan manufaktur bisa China bisa menekan permintaan dan menekan harga komoditi yang menjadi produk ekspor indonesia," ujar Ariston.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kasus Harian COVID-19

Petugas medis terlihat berada di dalam tenda darurat di depan UGD RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (24/6/2021). Lonjakan kasus virus corona mengakibatkan ruang IGD penuh, pihak rumah sakit lantas mendirikan tenda darurat untuk merawat pasien covid-19. (merdeka.com/Arie Basuki)
Petugas medis terlihat berada di dalam tenda darurat di depan UGD RSUD Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (24/6/2021). Lonjakan kasus virus corona mengakibatkan ruang IGD penuh, pihak rumah sakit lantas mendirikan tenda darurat untuk merawat pasien covid-19. (merdeka.com/Arie Basuki)

Dari dalam negeri, jumlah kasus harian COVID-19 pada Rabu (29/9) bertambah 1.954 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,21 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 117 kasus sehingga totalnya mencapai 141.826 kasus.

Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 3.077 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,03 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 37.412 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 89,82 juta orang dan vaksin dosis kedua 50,41 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Ariston mengatakan rupiah hari ini berpotensi melemah ke kisaran Rp14.320 per dolar AS dengan potensi penguatan di kisaran Rp14.280 per dolar AS.

Pada Rabu (29/9) lalu, rupiah ditutup melemah 20 poin atau 0,14 persen ke posisi Rp14.293 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.273 per dolar AS.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel