Rupiah melemah seiring terjadinya deflasi pada Agustus

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis, ditutup melemah seiring terjadinya deflasi pada bulan Agustus 2022.

Rupiah ditutup melemah 40 poin atau 0,27 persen ke posisi Rp14.883 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.843 per dolar AS.

Pengamat pasar uang Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis, mengatakan sentimen negatif masih membayangi pasar keuangan dimana indeks saham Asia dan Eropa bergerak negatif dari pagi hingga sore ini, demikian juga IHSG.

"Ini bisa mengindikasikan bahwa pasar sedang enggan masuk ke aset berisiko dengan berbagai alasan seperti potensi pelambatan pertumbuhan dan ekspektasi kenaikan suku bunga acuan The Fed yang menambah biaya," ujar Ariston.

Menurut Ariston, sentimen-sentimen tersebut menekan nilai tukar rupiah terhadap dolar dari pagi hingga penutupan perdagangan.

"Namun demikian, data inflasi Indonesia bulan Agustus yang menunjukkan penurunan membantu menahan rupiah tidak melemah terlalu dalam," kata Ariston.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat deflasi sebesar 0,21 persen pada Agustus 2022 atau adanya penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 111,8 pada Juli menjadi 111,57.

Deflasi tersebut merupakan yang terdalam sejak September 2019 dimana saat itu terjadi deflasi 0,27 persen.

Komoditas utama penyumbang deflasi pada Agustus yang sebesar 0,21 persen (mtm) ini berasal dari bawang merah, cabai merah, cabai rawit, minyak goreng dan daging ayam ras.

Dengan terjadinya deflasi pada Agustus, maka inflasi tahun kalender Agustus 2022 terhadap Desember 2021 sebesar 3,63 persen dan inflasi tahun ke tahun (yoy) Agustus 2022 terhadap Agustus 2021 sebesar 4,69 persen.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.864 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.864 per dolar AS hingga Rp14.896 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis melemah ke posisi Rp14.884 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.853 per dolar AS.


Baca juga: Rupiah melemah seiring sinyal "hawkish" dari pejabat The Fed
Baca juga: Rupiah Kamis pagi melemah 31 poin
Baca juga: Rupiah menguat tipis, di tengah sentimen The Fed dan rencana BBM naik