Rupiah Menguat di Awal Pekan, Sentimen Pelaku Pasar Keuangan Membaik

Fikri Halim, Arrijal Rachman
·Bacaan 1 menit

VIVANilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat menguat pada perdagangan awal pekan ini, Senin, 26 Oktober 2020. Rupiah bergerak di kisaran atas Rp14.600 per dolar AS.

Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia mematok nilai tengah rupiah di level Rp14.697. Menguat dari nilai tengah akhir pekan lalu di level Rp14.738,

Sementara itu, di pasar spot, hingga pukul 10.00 WIB, rupiah telah ditransaksikan di level Rp14.679 per dolar AS. Sedikit melemah sekitar 0,13 persen dari level penutupan perdagangan kemarin Rp14.660.

"Dibuka fluktuatif dan melemah 50 point namun ditutup menguat tajam 10-60 poin di level Rp14.610-14.690," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim, dikutip dari analisisnya hari ini.

Baca juga: Sri Mulyani Cerita Bersih-bersih Kemenkeu dari Calo Pencairan Anggaran

Sentimen pelaku pasar keuangan hari ini membaik dipengaruhi aktivitas bisnis AS yang meningkat ke level tertinggi pada Oktober. Meski laju pertumbuhan bisnis baru sedikit berkurang.

IHS Markit akhir pekan lalu menunjukkan Indeks Output PMI Komposit AS, yang melacak sektor manufaktur dan jasa, naik ke 55,5 bulan ini, tertinggi sejak Februari 2019 dan naik dari 54,3 pada September.

"Selain itu, AS juga merilis data positif pada hari Kamis. Klaim pengangguran mingguan turun menjadi 787.000 selama seminggu terakhir," ungkap Ibrahim.

Adapun harapan bahwa kongres akan mengeluarkan paket stimulus sebelum pemilihan tidak peduli siapa yang terpilih, telah mendorong aksi jual di pasar obligasi untuk mengantisipasi lebih banyak pinjaman pemerintah.

Dari dalam negeri, Ibrahim, mengatakan sentimen pelaku pasar keuangan dipengaruhi membaiknya sentimen pelaku pasar keuangan menjelang rilis pertumbuhan ekonomi Indonesia awal bulan depan.

"Kemungkinan terkontraksi tipis di -1 sampai -2,9 persen dibandingkan dengan Kuartal sebelumnya. Namun kontraksi ekonomi pada Kuartal Ketiga lebih landai ketimbang Kuartal Kedua," kata Ibrahim. (ren)