Rupiah menguat, ditopang optimisme investor terhadap ekonomi global

·Bacaan 2 menit

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis sore ditutup menguat, seiring optimisme investor terhadap pertumbuhan ekonomi global.

Rupiah sore ini ditutup menguat 57 poin atau 0,4 persen ke posisi Rp14.233 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.290 per dolar AS.

"Dolar AS melemah karena investor yang mengadopsi sikap yang lebih optimistis terhadap outlook ekonomi, meskipun menyebarnya virus varian Omicron," kata Analis Monex Investindo Futures Faisyal dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.

Pelaku pasar terlihat optimistis dalam melihat outlook ekonomi global setelah perilisan data tingkat keyakinan konsumen AS hasilnya lebih baik dari perkiraan pada Desember.

Data tersebut menunjukkan ekonomi akan terus berekspansi pada 2022, meskipun ada lonjakan kasus COVID-19 dan berkurangnya stimulus moneter.

Selain itu pelaku pasar juga mendapatkan kabar positif dari hasil penelitian di Afrika Selatan, yang menunjukkan penurunan risiko rawat inap dan penyakit parah pada orang-orang yang terinfeksi Omicron dibandingkan dengan varian Delta.

Baca juga: Sri Mulyani: Rupiah dan surat utang RI stabil di tengah tapering Fed

Dari dalam negeri, jumlah kasus harian COVID-19 pada Rabu (22/12) kemarin mencapai 179 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,26 juta kasus. Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 10 kasus sehingga totalnya mencapai 144.034 kasus.

Adapun untuk jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 252 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,11 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 4.746 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 153,5 juta orang dan vaksin dosis kedua 108,54 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.224 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.219 per dolar AS hingga Rp14.257 per dolar AS.

Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis ditutup menguat ke posisi Rp14.251 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.264 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah menguat, seiring investor beralih ke aset yang lebih berisiko

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel