Rupiah menguat usai data tenaga kerja AS di bawah perkiraaan

·Bacaan 2 menit

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat sore ditutup menguat usai data tenaga kerja Amerika Serikat di bawah perkiraan.

Rupiah sore ini ditutup menguat 40 poin atau 0,28 persen ke posisi Rp14.351 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.391 per dolar AS.

"Hari ini memang terjadi koreksi pada dolar AS setelah rilis data yang kurang sesuai harapan di mana data tenaga kerja klaim pengangguran yang lebih tinggi dari ekspektasi, serta data ISM non-manufacturing yang lebih rendah," kata analis DC Futures Lukman Leong saat dihubungi di Jakarta, Jumat.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan pada Kamis (6/1/2022) bahwa klaim tunjangan pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, naik 7.000 klaim menjadi 207.000 klaim dalam pekan yang berakhir 1 Januari, lebih tinggi dari perkiraan pasar 195.000 klaim.

Sementara itu, indeks jasa-jasa dari Institute for Supply Management (ISM) turun menjadi 62 persen pada Desember dari rekor 69,1 persen pada November.

"Traders investors menantikan data tenaga kerja NFP malam ini untuk mendapatkan petunjuk akan pertemuan FOMC akhir Januari," ujar Lukman.

Dari domestik, jumlah kasus harian COVID-19 pada Kamis (6/1/2022) kemarin mencapai 533 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 4,26 juta kasus.

Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar COVID-19 mencapai 7 kasus sehingga totalnya mencapai 144.116 kasus.

Adapun untuk jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 209 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,12 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif COVID-19 mencapai 5.195 kasus.

Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 168 juta orang dan vaksin dosis kedua 115,55 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.365 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.332 per dolar AS hingga Rp14.371 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat ditutup menguat ke posisi Rp14.360 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.396 per dolar AS.

Baca juga: BI catat cadangan devisa Desember 2021 sebesar 144,9 miliar dolar AS
Baca juga: Rupiah jelang akhir pekan diprediksi masih akan melemah
Baca juga: Dolar AS menguat setelah risalah Fed tampak lebih "hawkish"

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel