Rupiah Rabu Sore Melemah Tipis ke Rp9.743

  • Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    Merdeka.com
    Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    MERDEKA.COM. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyiapkan sanksi untuk Direktur Utama PLN Nur Pramudji dan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan dalam masalah pemanfaatan panas bumi menjadi sumber energi listrik. Menurut Dahlan, energi panas bumi atau geotermal selama ini tidak dimanfaatkan karena ada ketidakcocokan harga antara PLN dan Pertamina. …

  • Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Studentpreneur
    Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Bayangkan betapa bahagianya kalau Anda berhasil membuat puluhan juta orang tertawa, namun juga mendapatkan uang sampai puluhan milliar rupiah? Ray Chan, anak muda dari Hong Kong berhasil mewujudkannya dengan menciptakan situs komedi populer 9GAG. Tanyalah pada anak muda yang berusia di bawah 30 tahun, kebanyakan dari mereka adalah pengunjung setia 9GAG. Bahkan, saking populernya di Indonesia, sampai ada situs-situs lokal yang berusaha menjadi 9GAG-nya Indonesia. Saat ini, 9GAG dikunjungi oleh …

  • Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    Tempo
    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura  

    TEMPO.CO, Jakarta - Meskipun memiliki pasokan bahan baku kertas yang besar, Indonesia masih kalah dari Singapura dalam hal ekspor produk cetakan. Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Jimmy Junianto mengatakan saat ini nilai ekspor barang cetakan Indonesia baru mencapai US$ 226 juta, hanya seperenam dari nilai ekspor produk cetakan Singapura yang sebesar US$ 1,5 miliar. …

Jakarta (ANTARA) - Nilai tukar rupiah pada Rabu sore melemah lima poin ke Rp9.743 per dolar AS menyusul penjagaan Bank Indonesia (BI) di pasar uang domestik.

Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu sore bergerak melemah tipis menjadi Rp9.743 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.738 per dolar AS.

"Rupiah cenderung bergerak melemah namun tipis seiring dengan intervensi yang dilakukan BI. Dolar AS menguat terdorong oleh kenaikan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun yang mendekati level dua persen," kata Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu.

Ia menambahkan meningkatnya imbal hasil obligasi AS itu mencerminkan tingginya daya tarik pasar aset Amerika Serikat bagi investor global.

Ariston mengatakan daya tarik aset AS cukup tinggi akibat data ekonomi dan prospek kebijakan moneter bank sentral AS akhir-akhir ini.

"Meski pencabutan stimulus pelonggaran kuantitatif (QE) tahap tiga The Fed tidak akan dilakukan dalam waktu dekat, namun fakta bahwa bank sentral AS sedang mempertimbangkan reduksi kebijakan yang akomodatif," katanya.

Sementara itu Kepala Riset Trust Securities, Reza Priyambada mengatakan pergerakan nilai tukar rupiah masih memiliki momentum penguatan terhadap dolar AS seiring dengan penjagaan BI.

"Selain itu, tetapnya bunga acuan BI di level 5,75 persen telah sesuai dengan ekspektasi pasar keuangan," kata dia.

Menurut dia, potensi penguatan dolar AS mulai terbatas setelah peningkatan tajam terhadap yen dan euro pada hari sebelumnya.

Sementara itu kurs tengah BI pada hari Rabu ini, tercatat mata uang rupiah bergerak melemah menjadi Rp9.748 dibanding posisi sebelumnya Rp9.735 per dolar AS.(tp)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...