Rupiah Selasa Sore Melemah Menuju Rp9.600

  • Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    Merdeka.com
    Singapura jadi raja pemberi utang ke Indonesia Rp 582,4 triliun

    MERDEKA.COM. Bank Indonesia (BI) mengeluarkan data terbaru mengenai utang luar negeri Indonesia. Per Februari 2014, utang luar negeri Indonesia tembus USD 272,1 miliar atau setara dengan Rp 3107,4 triliun. utang ini terdiri dari utang luar negeri pemerintah dan bank sentral sebesar USD 129 miliar serta utang luar negeri swasta sebesar USD 143 miliar. ... …

  • Ini bahayanya jika Indonesia bergantung pada utang Singapura

    Ini bahayanya jika Indonesia bergantung pada utang Singapura

    Merdeka.com
    Ini bahayanya jika Indonesia bergantung pada utang Singapura

    MERDEKA.COM. Koalisi Anti Utang (KAU) menyebut ketergantungan Indonesia pada utang asing khususnya pada Singapura berbahaya. Pasalnya, jika terjadi konflik, maka Singapura dapat menghancurkan Indonesia melalui aspek utang.Ketua KAU, Dani Setiawan, menuding Singapura sebetulnya hanya broker atau kepanjangan tangan investor dari negara Eropa. Maka dari itu, mereka memegang kendali supply utang."Dalam skenarionya seperti itu, di mana Singapura selama ini menjadi posisi tuan rumah lembaga investasi …

  • Konsumen Thailand Paling Royal Memberi Tip

    Konsumen Thailand Paling Royal Memberi Tip

    Tempo
    Konsumen Thailand Paling Royal Memberi Tip

    TEMPO.CO , Jakarta - Penelitian MasterCard di 16 negara Asia Pasifik menunjukkan konsumen Thailand paling dermawan memberi uang tip. Thailand pun dinobatkan sebagai "The Nation of Top Tippers 2014", menggantikan Bangladesh. Penelitian dilaksanakan pada Oktober dan November 2013 dengan 7.932 responden berusia 18-64 tahun di 14 negara Asia Pasifik. …

Jakarta (ANTARA) - Mata uang rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan Selasa sore bergerak melemah menuju level Rp9.600 seiring dengan prospek perlambatan ekonomi global yang kembali merebak.

Nilai tukar mata uang rupiah yang ditransaksi antarbank di Jakarta Selasa sore bergerak melemah sebesar 50 poin menjadi Rp9.580 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.530 per dolar AS.

"Mata uang euro terkoreksi lantaran prospek perlambatan ekonomi yang lesu dan mengecewakan, kondisi itu salah satu pemicu mata uang rupiah melemah," kata pengamat pasar uang Monex Investindo Futures, Johanes Ginting di Jakarta, Selasa.

Ia mengemukakan, angka aktivitas manufaktur `Purchasing Manager Index` (PMI) Eropa kembali merosot ke angka 45,1 dari sebelumnya 45,3, sehingga memicu pesimisme kembali terhadap pemulihan ekonomi di kawasan


Ia menambahkan, data ekonomi yang sama juga menunjukkan aktivitas pabrik di Jerman dan Perancis berkoreksi pada bulan Agustus.

Selain itu, lanjut dia, bank sentral eropa (ECB) kemungkinan juga akan memangkas proyeksi pertumbuhan pada pertemuannya pekan ini, kondisi itu bakal memperkuat desakan untuk menurunkan suku bunga dalam beberapa bulan mendatang.

Analis Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih menambahkan, beberapa pemimpin UE memberikan dukungan kepada ECB untuk membeli obligasi pemerintah Italia dan Spayol di pasar perdana untuk menurunkan imbal hasil yang saat ini terus naik walaupun perlahan.

Ia mengatakan, dukungan itu membuat imbal hasil obligasi Italia 10 tahun turun delapan bps menjadi 5,77 persen dan imbal hasil obligasi Spanyol turun menjadi 6,85 persen.

"Namun rencana itu masih mendapat penolakan dari Bank Sentral Jerman karena justru akan semakin melemahkan mata uang euro di masa mendatang," katanya.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada, Selasa (4/9) tercatat mata uang rupiah bergerak menguat menjadi Rp9.578 dibanding sebelumnya di posisi Rp9.585 per dolar AS. (tp)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...