Rupiah Sentuh 14.167 per Dolar AS, IHSG Turun Tipis 0,24 Persen

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona merah pada perdagangan Selasa (7/9/2021). IHSG melemah terbatas di tengah aksi beli investor asing dan rupiah menguat terhadap dolar Amerika Serikat ke posisi 14.167.

Pada penutupan perdagangan, IHSG melemah 0,24 persen ke posisi 6.112,40. Indeks LQ45 merosot 0,36 persen ke posisi 871,37. Sebagian besar indeks acuan kompak tertekan. Pada selasa pekan ini, IHSG sempat sentuh posisi tertinggi 6.145,48 dan terendah 6.100,94.

Sebanyak 252 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. 247 saham melemah dan 149 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 1.391.486 kali dengan volume perdagangan 22,1 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 9,7 triliun. Investor asing beli saham Rp 262,78 miliar di pasar regular. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 14.166.

Sebagian besar sektor saham tertekan dan menguat. Indeks sektoral IDXtechno melemah 2,35 persen dan catat penurunan terbesar. Diikuti sektor saham IDX basic susut 1,82 persen dan IDXindustry merosot 1,04 persen.

Sementara itu, indeks sektoral IDXProperty naik 0,71 persen, diikuti IDX non siklikal menguat 0,28 persen dan IDXfinance menanjak 0,26 persen.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Top Gainers dan Losers

Pekerja melintasi layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Meski terjebak di zona merah, IHSG berhasil mengakhiri perdagangan di level 5.841. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja melintasi layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Meski terjebak di zona merah, IHSG berhasil mengakhiri perdagangan di level 5.841. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang masuk top gainers antara lain:

-Saham OILS naik 25 persen

-Saham TOYS naik 22,45 persen

-Saham PTSP naik 20,90 persen

-Saham SUPR naik 19,94 persen

-Saham BLTZ naik 18,49 persen

Saham-saham yang masuk top losers antara lain:

-Saham MGLV turun 9,60 persen

-Saham CASH turun 9,47 persen

-Saham SOFA turun 9,46 persen

-Saham CTBN turun 7 persen

-Saham PORT turun 6,98 persen

Aksi Investor Asing

Suasana kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11). Dari 538 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 181 saham menguat, 39 saham melemah, 63 saham stagnan, dan sisanya belum diperdagangkan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Suasana kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (10/11). Dari 538 saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, 181 saham menguat, 39 saham melemah, 63 saham stagnan, dan sisanya belum diperdagangkan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Saham-saham yang dibeli investor asing antara lain:

-Saham BBCA senilai Rp 131,2 miliar

-Saham TLKM senilai Rp 63,5 miliar

-Saham BMRI senilai Rp 52,8 miliar

-Saham BBNI senilai Rp 47,7 miliar

-Saham UNTR senilai Rp 24,2 miliar

Saham-saham yang dijual investor asing antara lain:

-Saham UNVR senilai Rp 23,7 miliar

-Saham TBIG senilai Rp 19,3 miliar

-Saham MNCN senilai Rp 15,1 miliar

-Saham BBRI senilai Rp 14,1 miliar

-Saham CPIN senilai Rp 10,3 miliar

Bursa Saham Asia

Seorang pria berjalan melewati indikator saham elektronik sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo (29/8). Rudal tersebut menuju wilayah Tohoku dekat negara Jepang. (AP Photo/Shizuo Kambayashi)
Seorang pria berjalan melewati indikator saham elektronik sebuah perusahaan sekuritas di Tokyo (29/8). Rudal tersebut menuju wilayah Tohoku dekat negara Jepang. (AP Photo/Shizuo Kambayashi)

Bursa Asia cenderung bervariasi. Indeks Hang Seng naik 0,73 persen, indeks Jepang Nikkei mendaki 0,86 persen, indeks Shanghai menguat 1,51 persen dan indeks Singapura naik 0,12 persen. Sementara itu, indeks Korea Selatan Kospi melemah 0,50 persen, indeks Thailand tergelincir 0,21 persen dan indeks Taiwan susut 0,38 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel