Rupiah terkoreksi dipicu sentimen varian baru virus Corona

Ahmad Wijaya
·Bacaan 2 menit

Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada awal pekan terkoreksi dipicu sentimen varian baru virus Corona di Inggris.

Rupiah ditutup melemah 75 poin atau 0,53 persen ke posisi Rp14.205 per dolar AS dari posisi penutupan hari sebelumnya Rp14.130 per dolar AS.

"Pelemahan rupiah hari ini dipengaruhi sentimen ditemukannya jenis virus baru di Inggris, yang menyebabkan negara-negara seperti Kanada dan Hong Kong melarang perjalanan ke dan dari Inggris," kata Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Selasa.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada mengumumkan pembatasan yang lebih ketat untuk London dan bagian lain Inggris untuk memerangi lonjakan infeksi yang mengkhawatirkan terkait dengan jenis baru virus yang lebih ganas.

WHO mengatakan pada Senin (21/12) mutasi virus corona sejauh ini jauh lebih lambat dibandingkan dengan influenza dan bahkan varian baru Inggris tetap jauh lebih tidak dapat menular daripada penyakit lain seperti gondongan.

Lembaga itu menambahkan bahwa vaksin yang dikembangkan untuk memerangi COVID-19 harus menangani varian baru juga, meskipun pemeriksaan sedang dilakukan untuk memastikan hal ini.

Inggris juga berpacu dengan waktu untuk mencapai kesepakatan perdagangan pasca-Brexit dengan Uni Eropa (UE), dengan hanya beberapa hari tersisa sebelum pengecualiannya dari tarif berakhir pada 31 Desember.

Sementara itu, Kongres AS mencapai kesepakatan tentang paket bantuan COVID-19 yang telah lama ditunggu-tunggu setelah berbulan-bulan gagal dalam negosiasi.

Paket bantuan 900 miliar dolar AS diatur untuk mencakup putaran pembayaran bantuan langsung tunai lainnya untuk individu, tunjangan pengangguran federal, dan lebih banyak dana untuk program perlindungan gaji guna mendukung bisnis kecil.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.138 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.138 per dolar AS hingga Rp14.208 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp14.218 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya di posisi Rp14.180 per dolar AS.

Baca juga: Rupiah melemah dipicu eskalasi kasus COVID-19 global
Baca juga: Rupiah Selasa pagi melemah 10 poin