RUPSLB tetapkan Didik Prasetiyono jabat Dirut PT SIER

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perusahaan pengelola kawasan industri PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) menetapkan Didik Prasetiyono menjabat Direktur Utama menggantikan Fattah Hidayat yang memasuki masa purna tugas.

RUPSLB diselenggarakan secara daring di Surabaya, Jumat petang, dihadiri para pemegang saham SIER yang terdiri atas PT Danareksa (50 persen), Pemerintah Provinsi Jawa Timur (25 persen) dan Pemerintah Kota Surabaya (25 persen).

"Secara khusus saya ucapkan terima kasih kepada Menteri BUMN Bapak Erick Thohir, Dirut Danareksa Arisudono Soerono, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi," ujar Dirut PT SIER Didik Prasetiyono.

Ia berkomitmen bersama jajaran direksi dan arahan dari komisaris membawa PT SIER terus memberikan nilai tambah yang optimal bagi perekonomian, khususnya menjadikan kawasan industri sebagai akselerator pemulihan ekonomi.

Menurut dia, tantangan ke depan besar cukup menantang bagi kawasan industri.

"Namun hal tersebut bisa dilewati jika semua pihak terus saling bersinergi membangun iklim berusaha kondusif," ucapnya.

"Kami akan bekerja keras mewujudkan SIER sebagai pengelola kawasan industri modern, terintegrasi, dan berkelanjutan, serta menjadi destinasi favorit bagi para pelaku industri mengembangkan bisnisnya," tambah dia.

Sementara itu, dalam waktu dekat ini sudah menunggu agenda Trade and Investment Task Force B20 atau Business 20 (B20), yang salah satu agendanya diselenggarakan di Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER). PIER merupakan kawasan industri pengembangan dari SIER di Rembang Pasuruan.

"B20 adalah salah satu engagement group terkemuka di dalam G20 yang berada di bawah Sherpa Track. B20 dikenal sebagai forum dialog antarkomunitas bisnis global," ujarnya.

Momen B20, kata Didik, ingin dimanfaatkan maksimal untuk menarik sebanyak mungkin agar investor menanamkan bisnisnya di SIER maupun PIER.

"Ini momentum strategis. Jadi bersama Kadin Indonesia kami intens mempersiapkan agar dapat manfaatkan forum B20 secara maksimal untuk menarik investor masuk ke Indonesia," kata Didong, sapaaan akrabnya.

Di sisi lain, posisi Didik Prasetiyono yang sebelumnya Direktur Operasi PT SIER digantikan oleh Lussi Erniawati. Berikutnya, Direktur Keuangan, Administrasi, dan Manajemen Risiko dijabat Rizka Syafittri Siregar.

Selain jabatan direktur, pada RUPSLB juga ada penetapan penambahan satu anggota dewan komisaris independen yaitu Wardah Nafisah, yang merupakan lulusan Master of Business Administration (MBA) dari Coventry University of London.

Cucu ulama (Alm) KH Abdul Hamid Pasuruan sekaligus putri dari KH Idris Hamid tersebut melengkapi tiga komisaris yang sebelumnya sudah ada, yaitu Suwartomo sebagai komisaris utama, Eman Suryaman sebagai komisaris independen dan Arif Budi Santoso sebagai anggota komisaris.

Baca juga: PT SIER sepakat bangun SPKLU dukung kendaraan berbasis listrik
Baca juga: Menko Airlangga akselerasi pembangunan kawasan industri berkelanjutan
Baca juga: Kaltara pacu percepatan pembangunan Kawasan Industri Hijau Indonesia