Rusak Pagar Besi, Tujuh Pasien ODGJ Kabur

Merdeka.com - Merdeka.com - Tujuh pasien orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ) Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi Makassar kabur dari kamarnya. Ketujuh pasien tersebut kabur dengan cara membobol pagar besi.

Direktur RSKD Dadi Makassar, dr Arman Bausat membenarkan kaburnya tujuh pasien ODGJ. Ia mengaku proses pencarian pasien masih dilakukan petugas.

"Iya, betul kabur lewat dinding belakang," ujarnya kepada wartawan, Jumat (13/1).

Dia mengaku belum tahu pasti identitas atau data pasien yang kabur. Ia mengaku saat ini sedang berada di luar kota Makassar.

"Para pasien (kabur) ini berada di satu ruangan yang sama. Sebelum kabur, mereka sempat membongkar tegel lantai," bebernya.

Dari informasi petugas rumah sakit, kata Arman, sudah ada satu orang yang didapat. Enam orang masih dalam proses pencarian.

"Infonya masih ada enam orang belum ditemukan, kita masih cari. Saya belum dapat data-data pasiennya karena lagi di luar kota," ungkapnya.

Sementara Kepala Kepolisian Sektor Mamajang, Ajun Komisaris Mariana Taruk Rante mengaku belum mengetahui adanya pasien ODGJ di RSKD Dadi Makassar yang kabur. Ia beralasan, manajemen RSKD Dadi Makassar belum melaporkan kejadian tersebut.

"Saya belum tahu dan tidak ada laporannya. Tapi sebentar saya coba cek ke anggota apakah sebelah (manajemen RSKD Dadi Makassar) melapor atau belum," tutupnya. [fik]