Rusia Berikan Sanksi Denda USD 34,2 Juta ke Google

Merdeka.com - Merdeka.com - Pengawas kompetisi Rusia memutuskan agar Google Alphabet membayar denda sebesar USD 34,2 juta karena menyalahgunakan posisi dominannya di pasar hosting video.

Dilaporkan Reuters, Rabu (27/7), keputusan itu adalah denda jutaan dolar terbaru sebagai bagian dari kampanye Moskow yang semakin tegas terhadap perusahaan teknologi asing. Sayangnya, mereka tak merinci secara jelas bentuk dari penyalahgunaan tersebut.

"Kami akan mempelajari teks keputusan resmi untuk menentukan langkah kami selanjutnya," kata Google dalam sebuah pernyataan kepada Reuters.

Google harus membayar denda dalam waktu dua bulan sejak mulai berlaku keputusan itu. Rusia telah memberikan banyak denda dalam beberapa bulan terakhir kepada Google. Pekan lalu pengadilan memerintahkannya untuk membayar USD 358,7 juta atas apa yang dikatakan jaksa sebagai penolakan berulang untuk menghapus konten yang dianggap ilegal oleh Rusia, seperti " berita palsu" tentang invasi Rusia ke Ukraina.

Sejak Moskow meluncurkan operasi militer khusus ke Ukraina, ia juga mempercepat serangan terhadap perusahaan teknologi Barat di dalam negeri dalam upaya untuk melakukan kontrol lebih besar atas ruang online, termasuk mendukung pemain domestik untuk menggulingkan saingan Barat mereka.

Gazprom Media - konglomerat media yang terkait dengan raksasa gas yang dikendalikan negara Gazprom (GAZP.MM) - telah banyak mempromosikan RuTube, alternatif Rusia untuk YouTube, yang telah mengalami peningkatan trafiknya sejak Februari.

Di sisi lain, Google berhenti menjual iklan online di Rusia pada awal Maret tetapi tetap menyediakan beberapa layanan gratis. Google di Rusia secara resmi mengajukan kebangkrutan setelah pihak berwenang menyita rekening banknya, sehingga tidak mungkin untuk membayar staf dan vendor. [faz]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel