Rusia: ‘Bunuh Diri Politik’ Jika Assad Gunakan Senjata Kimia

Moskow (AFP/ANTARA) – Russia pada Senin mengatakan bahwa akan menjadi “bunuh diri politik” bagi pemerintah Presiden Suriah Bashar al-Assad jika mereka menggunakan senjata kimia dalam melawan pihak oposisi bersenjata.


Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov mengatakan dalam sebuah wawancara yang disiarkan oleh saluran televisi berbahasa Inggris RT bahwa Assad kembali memberikan jaminan kepada Moskow bahwa ia tidak punya rencana untuk melakukan serangan tersebut.


"Saya tidak percaya Suriah akan menggunakan senjata kimia," kata Lavrov dalam komentar yang diterjemahkan oleh saluran tersebut ke dalam bahasa Inggris. "Ini akan menjadi bunuh diri politik bagi pemerintah jika itu terjadi."


Rusia tetap menjadi sekutu utama Suriah dalam 21 bulan kekerasan yang diyakini kelompok pemantauan oposisi telah merenggut lebih dari 44.000 jiwa.


Mereka terkejut dengan tiga putaran sanksi Dewan Keamanan PBB terhadap Assad dan mengecam Washington untuk mengakui oposisi Suriah sebagai suara yang sah dari warga negara.


Posisi Moskow meragukan upaya-upaya Barat untuk mengakhiri pertumpahan darah dengan memaksa pengunduran diri Assad dari kekuasaan. Washington juga mengecam hubungan militer yang berkelanjutan Moskow dengan Damaskus.


Namun Rusia juga tetap menjadi salah satu negara yang masih tetap menjalin hubungan dengan Assad, status yang didesak negara Barat tersebut untuk menekan pemimpin Suriah tersebut agar turun dari kekuasaan. (ai/ml)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.