Rusia dan Jepang Mulai Bahas Kepulauan Sengketa

TEMPO.CO, Moskow - Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, melakukan kunjungan ke Moskow, ibu kota Rusia, guna bertemu dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin, Senin, 29 April 2013.

Abe merupakan pemimpin Jepang pertama dalam kurun waktu 10 tahun melakukan kunjungan kenegaraan ke Rusia.

Dalam pertemuan kedua pemimpin akan dibicarakan soal kerjsama energi dan sebuah kawasan kepulauan yang dipersengketakan kedua negara sejak ditekennya perjanjian damai usai Perang Dunia II.

"Kami akan membangun hubungan saling percaya," kata Abe dalam kata sambutannya kepada Presiden Vladimir Putin.

Dia melanjutkan, "Saya akan bekerja sama guna memperkuat hubungan Jepang-Rusia. Oleh karena itu, kunjungan ini sebagai tanda bahwa kesepakatan damai antarkedua negara telah dimulai."

Rusia merasa berhak atas empat kepulauan di sebelah selatan wilayahnya yakni Kepulauan Kurils, sebaliknya, Jepang Kepulauan Hokaido yang terletak di utara tersebut adalah miliknya.

Rusia telah menguasai kepulauan tersebut sejak pasukan Uni Soviet merampas wilayah tersebut dari Jepang pada akhir Perang Dunia II. Perdana Menteri Rusia, Dmitry Medvedev, yang pernah melakukan kunjungan ke kepulauan tersebut dua kali pada tahun ini telah menyulut kemarahan di Jepang.

AL JAZEERA | BBC | CHOIRUL

Topik terhangat:

Gaya Sosialita | Susno Duadji | Ustad Jefry | Caleg | Ujian Nasional

Baca juga

Inilah Dinasti Politik Partai Demokrat

Susno Duadji Buron

Jika Susno Ditetapkan Buron, Kedaluwarsa 18 Tahun

Casillas ke Arsenal Jika Mourinho Masih di Madrid

Kejagung Buru Buronan Susno Duadji

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.