Rusia: Hentikan Saja Ekspor Minyak Iran ke Eropa

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN---Iran dapat bereaksi terhadap sanksi baru Uni Eropa di sektor minyak, dengan menghentikan ekspor minyak ke negara anggota UE tersebut sebelum sanksi itu dimulai pada 1 Juli mendatang.

Media Rusia Today melaporkan bahwa langkah Iran akan menjadi respons yang baik terhadap sanksi-sanksi Uni Eropa yang telah membanting sekutu dekat Iran seperti Cina.

Laporan tersebut mengutip Soudani Nasser, seorang anggota Majelis Parlemen Komite Energi, yang mengatakan bahwa dalam reaksi untuk menantang Uni Eropa, anggota parlemen Iran menyusun sebuah peraturan baru, yang akan menghentikan pasokan minyak ke negara-negara Eropa sesegera mungkin."Saya dan sejumlah perwakilan dari majelis sedang merundingkan untuk menyetujui RUU untuk semua negara Eropa yang membuat Iran target sanksi mereka, tidak akan mampu membeli bahkan satu tetes minyak dari Iran, dan keran minyak akan tertutup untuk mereka, sehingga mereka tidak akan bermain dengan api lagi," kata anggota parlemen itu menambahkan.

Laporan tersebut menyatakan bahwa undang-undang bisa disahkan di Majelis Iran paling awal Ahad ini. Ia juga menambahkan bahwa larangan seperti itu akan mengakibatkan kekurangan bahan bakar di Eropa, terutama negara-negara yang bergabung dengan sanksi, saat menerima sejumlah besar minyak mentah dari Iran, mereka tidak akan memiliki cukup waktu untuk mendapatkan penggantinya. 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.