Rusia ingin Tingkatkan Kerja Sama dengan Indonesia

  • Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    Tempo
    Lima Ribu Hektare Sawah Hilang untuk Jalan Tol

    TEMPO.CO, Surakarta - Pembangunan jalan tol yang menghubungkan dua kota terbesar di Indonesia, Jakarta dan Surabaya, berdampak menyusutnya lahan pertanian. …

  • Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNnews.com
    Orang Indonesia Rentan Menjadi Miskin

    TRIBUNNEWS.COM - Sekitar 75 persen dari penduduk Indonesia memenuhi kehidupannya dengan uang kurang dari 4 dollar AS per hari. …

  • Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    Merdeka.com
    Akhir 2014 Wika mulai garap proyek keluarga pendiri Al-Qaidah

    MERDEKA.COM. PT. Wijaya Karya (Wika) Tbk tengah bersiap mengerjakan proyek pembangunan hotel berbintang di kawasan Masjidil Haram, Arab Saudi.Wika menjadi sub kontraktor dari kontraktor besar Timur Tengah, Bin Ladin Group yang merupakan keluarga pendiri Al-Qaidah. …

Jakarta (ANTARA) - Rusia menyatakan ingin meningkatkan kerja sama dengan Indonesia di bidang perdagangan, ekonomi dan investasi setelah pada Selasa (28/2) lalu menyelenggarakan Forum Peningkatan Minat Investasi atau "Russia-Indonesia Business Forum".

Dalam siaran pers yang diterima oleh ANTARA, Jumat, Wakil Direktur Departemen Asia dan Afrika Kementerian Perkembangan Perekonomian Federasi Rusia, Evgeniy Popov, dan Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Alexander Ivanov menjelaskan tentang kondisi terkini dan prospek hubungan bilateral antara Indonesia dan Rusia.

Ivanov dan Popov juga menekankan pada kerja sama di bidang-bidang utama serta menggaris bawahi peran penting dari kalangan bisnis Rusia dan Indonesia dalam meningkatkan hubungan dibidang perdagangan, ekonomi dan investasi.

Dalam forum tersebut, juga memberi kesempatan kepada para pengusaha Rusia dan Indonesia untuk menjalin kontak langsung dan menentukan bidang kerjasama praktis diantara kedua negara.

Di sela-sela forum tersebut perusahaan asal Rusia, JSC Polet Airlines, Kamar dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dan perusahaan asal Jerman SpaceTech GmbH, juga telah melakukan penandatanganan memorandum trilateral tentang kerjasama proyek "Air Launch" di pulau Biak.

Dalam forum tersebut, delegasi Rusia dipimpin oleh Evgeniy Popov, sementara delegasi bisnis Rusia antara lain perwakilan dari Dewan Bisnis Kerjasama dengan Indonesia, pusat inovasi "Skolkovo," perusahaan logam "Norilsk Nickel" dan "Severstal," perseroan "Digital Empire" (teknologi pembekuan pangan), grup perusahaan "Smart Logistic" (angkutan udara), perseroan JSC "Polet Airlines," perusahaan negara "Rostekhnologii," perusahaan Kalimantan Rail dan lain-lain.

Forum tersebut terselenggara atas kerja sama dari Kedutaan Besar Rusia di Indonesia, Perwakilan Perdagangan Rusia di Jakarta serta Kementerian Koordinator di Bidang Perekonomian, Kementerian Perindustrian dan Kadin Indonesia. (rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat