Rusia Izinkan Tentara Ukraina Tinggalkan Mariupol dengan Syarat Letakkan Senjata

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Moskow menyampaikan pada Selasa, pasukan Rusia telah membuka koridor kemanusiaan bagi pasukan Ukraina yang setuju menyerahkan senjata untuk meninggalkan kota Mariupol.

Beberapa pertempuran sengit kampanye militer Rusia fokus di sekitar kota pelabuhan strategis Laut Azov.

"Angkatan bersenjata Rusia membuka koridor kemanusiaan untuk penarikan personel militer Ukraina yang secara sukarela meletakkan senjata mereka dan formasi milisi nasionalis," jelas Kementerian Pertahanan Rusia, menambahkan koridor itu dibuka pada pukul 02.00 waktu setempat, dikutip dari Al Arabiya, Rabu (20/4).

Kepala Pusat Pengendalian Pertahanan Nasional Rusia, Mikhail Mizintsev menyampaikan, setelah membuka koridor ini, pasukan Rusia dan tentara Republik Rakyat Donetsk yang memerdekakan diri dari Ukraina "menghentikan setiap aktivitas militer" di sekitar pabrik baja Azovstal.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, keputusan ini dibuat dengan mempertimbangkan "situasi mengerikan" di pabrik tersebut dan "murni demi prinsip-prinsip kemanusiaan".

Konvoi kemanusiaan telah dikerahkan dalam "tiga arah" menggunakan bus, mobil, dan ambulans untuk mengangkut dan mengobati masyarakat.

Kementerian menambahkan, akomodasi sementara dan fasilitas pertolongan pertama juga didirikan.

Moskow mendesak otoritas Kiev menekan militernya "untuk menghentikan perlawanan tak berperikemanusiaan".

"Tapi menyadari bahwa para komandan unit Ukraina mungkin tidak menerima perintah dan komando itu dari otoritas Kiev, kami mendesak mereka membuat keputusan itu sendiri dan meletakkan senjata mereka," jelas kementerian tersebut.

Mariupol menjadi penghubung darat antara wilayah yang dikuasai Rusia di Ukraina timur dan Krimea yang dicaplok Rusia pada 2014. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel