Rusia Klaim Berhasil Rebut Kota Mariupol dari Ukraina

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Pasukan Rusia mengklaim berhasil merebut seluruh kota Mariupol di Ukraina. Hal ini disampaikan Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoigu kepada Presiden Vladimir Putin pada Kamis.

Namun, lanjut Shoigu, sebanyak 2.000 lebih milisi yang setia ke Ukraina masih berada di sekitar pabrik baja Azovstal di kota itu.

Putin menyebut rencana Shoigu untuk menyerbu kawasan itu "tak bijak" dan memerintahkannya untuk memblokir kawasan itu sembari terus mendesak pasukan Ukraina yang ada di kawasan itu untuk meletakkan senjata.

Ketika Mariupol dikepung pada awal Maret, 8.100 tentara Ukraina, tentara asing bayaran, dan milisi nasionalis, termasuk anggota Batalion Neo-Nazi Azov - masih berada di dalam kota itu, menurut perkiraan kementerian pertahanan.

Dikutip dari Russia Today, Jumat (22/4), Shoigu mengatakan lebih dari 1.400 milisi telah meletakkan senjata mereka. Dia menambahkan, lebih dari 142.000 warga sipil telah dievakuasi dari kota itu.

Rusia telah dua kali berusaha membuka koridor kemanusiaan bagi mereka yang mau meninggalkan pabrik tersebut dalam beberapa hari terakhir, tapi kedua upaya itu gagal. Kementerian Pertahanan Rusia menyerukan pasukan Ukraina yang tersisa meletakkan senjata mereka, menawarkan jaminan keselamatan, jika mereka menerima tawaran menyerah dan menghentikan semua pertempuran.

Komandan Brigade Marinir ke-36 Ukraina, Sergey Volina mengatakan ratusan warga sipil terjebak di pabrik tersebut.

"Kami telah menyiapkan 90 bus dan 25 ambulans untuk mereka," kata Shoigu, menambahkan kamera juga dipasang di kawasan itu untuk memantau situasi.

"Tidak ada satu pun yang meninggalkan (pabrik) Azovstal," imbuhnya.

Shoigu juga mengatakan pasukan Rusia telah membebaskan semua tawanan yang ditahan di pelabuhan Mariupol, termasuk kru kapal laut. Dia menambahkan, pelabuhan masih ditutup karena adanya ranjau. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel