Rusia Larang Masuk PM Boris Johnson dan Pejabat Tinggi Inggris Lainnya

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Pada Sabtu, Moskow mengumumkan melarang masuk Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson dan beberapa pejabat tinggi Inggris lainnya, setelah London menjatuhkan sanksi pada Rusia karena invasi di Ukraina.

"Langkah ini diambil sebagai tanggapan atas informasi dan kampanye politik Inggris yang tak terkendali bertujuan untuk mengisolasi Rusia secara internasional, menciptakan kondisi untuk membatasi negara kami dan mencekik perekonomian nasional," jelas Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan.

Kementerian ini juga menuduh London menciptakan "tindakan bermusuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya", khususnya mengacu pada sanksi terhadap para pejabat senior Rusia.

"Para pemimpin Inggris secara sengaja memperburuk situasi seputar Ukraina, menyediakan rezim Kiev dengan senjata mematikan dan mengkoordinasikan upaya yang sama atas nama NATO," jelas kementerian tersebut, dikutip dari laman Al Arabiya, Minggu (17/4).

Nama-nama pejabat Inggris yang masuk "black-list" Moskow di antaranya Wakil PM Dominic Raab, Menteri Luar Negeri Liz Truss, Menteri Pertahanan Ben Wallace, mantan PM Theresa May, dan Menteri Pertama Skotlandia Nicola Sturgeon.

Inggris ambil bagian dalam menjatuhkan hukuman untuk Rusia dengan membekukan asetnya, memberlakukan larangan perjalanan, dan sanksi ekonomi. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel