Rusia Larang Sukhoi 24 Terbang setelah Kecelakaan

Moskow (ANTARA/RIA Novosti-OANA) - Rusia melarang terbang seluruh pesawat pembom Sukhoi 24 Fencer (Su-24) setelah satu di antaranya mengalami kecelakaan di Ural wilayah Rusia, kata sumber Kementerian Pertahanan pada Selasa.

Pesawat multi peran Su-24 jatuh di hutan wilayah Kurgan sewaktu terbang rutin pada Senin dan kedua pilot selamat setelah melontarkan diri.

"Panglima Angkatan Udara menunda seluruh penerbangan pesawat jenis itu hingga penyebab kecelakaan diketahui," tambah sumber itu, yang tidak bisa memberi keterangan hingga kapan pelarangan tersebut berlangsung.

Kecelakaan pada Senin itu merupakan musibah ketiga Su-24 dalam empat bulan belakangan, dengan dua sebelumnya terjadi pada Oktober dan Desember 2011.

Pembom dan petempur Su-24 memiliki kursi ganda dengan mesin kembar berkemampuan setara dengan pesawat milik negara anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) Tornado dan Mirage 2000.

Pesawat itu berkiprah di Angkatan Udara Rusia sejak pertengahan 1970-an. Namun, dalam beberapa tahun belakangan, Rusia memensiunkan pesawat tersebut secara bertahap, dengan pesawat jenis itu memiliki catatan keamanan kurang bagus.

Berdasarkan atas rencana Kementerian Pertahanan, Su-24 akan digantikan oleh pesawat tempur Su-34 secara bertahap, yang berpeluang menjadi pesawat terhebat di kelasnya pada masa mendatang. (tp)



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.