Rusia Tetap Dilarang Ikut Olimpiade dan Piala Dunia Hingga 2022

Zulfikar Husein
·Bacaan 1 menit

VIVARusia dipastikan tidak akan ambil bagian pada Olimpiade musim panas 2020, Olimpiade musim dingin 2022, dan Piala Dunia 2022 berdasarkan putusan Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Keputusan itu diambil setelah CAS menemukan bukti bahwa Rusia tidak patuh terhadap aturan Badan Anti-Doping Dunia (WADA).

Menurut pernyataan resmi CAS yang dikutip dari Independent, Kamis 16 Desember 2020, panel tiga hakim dengan suara bulat setuju bahwa Badan Anti-Doping Rusia (RUSADA) gagal memberikan data tes doping otentik kepada WADA. Meskipun, CAS mengurangi hukuman Rusia yang tadinya empat tahun menjadi hanya dua tahun.

Artinya, nama, bendera, dan lagu kebangsaan Rusia tidak akan diizinkan hadir di Olimpiade Tokyo 2020 atau Olimpiade musim dingin 2022 di Beijing. Selain itu, jika Rusia lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar, mereka harus menggunakan nama yang bersifat netral.

Rusia pun dilarang mengikuti Paralimpiade di Tokyo pada musim panas mendatang. Bukan cuma itu, negara yang dipimpin Vladimir Putin tersebut juga dilarang menjadi tuan rumah dalam kejuaraan dunia apa pun yang diselenggarakan dengan persetujuan WADA sampai sanksi ini berakhir pada 16 Desember 2022.

CAS menambahkan, Rusia juga diwajibkan membayar sejumlah denda yang sesuai dengan aturan WADA. Akan tetapi, sanksi Rusia bisa saja dipulihkan jika mereka menaati dan menghormati hukuman yang dijatuhkan selama masa larangan.

Di akhir putusan, CAS menyatakan, bahwa atlet-atlet Rusia masih bisa tampil di sejumlah ajang dengan status atlet netral. Asalkan, seragam yang akan mereka gunakan tidak boleh ada kaitannya dengan warna bendera Rusia.