Russell Terpengaruh Cara Kerja Hamilton sebagai Pembalap

I Gede Ardy Estrada
·Bacaan 1 menit

Sebelum terjun dalam ajang Formula 1, Russell sempat mengikuti program junior driver yang digelar Mercedes pada 2017. Pembalap Williams ini belajar banyak hal dari situ.

Russell berkesempatan bertemu dengan para teknisi dan dua pembalap Mercedes, Hamilton dan Valtteri Bottas dan belajar soal balapan F1 dari mereka, terutama sang kompatriot.

Bicara dalam podcast F1 Nation, Russell mengaku telah "mencuri banyak ilmu" dari Hamilton, khususnya soal cara mengoperasikan dan mengendarai mobil.

Pembalap asal Inggris itu juga mengungkapkan bagaimana juara dunia F1 tujuh kali tersebut menghiburnya usai kecelakaan dalam GP Emilia Romagna, awal November lalu.

Lewis Hamilton, Mercedes-AMG F1

Lewis Hamilton, Mercedes-AMG F1<span class="copyright">Steve Etherington / Motorsport Images</span>
Lewis Hamilton, Mercedes-AMG F1Steve Etherington / Motorsport Images

Steve Etherington / Motorsport Images

"Saya bicara dengannya setelah (insiden) Imola dan dia mengatakan banyak kalimat bijak kepada saya. Itu sangat berarti bagi saya," Russell menuturkan.

"Berkat Lewis, saya mengerti apa yang harus dilakukan untuk membuat mobil bisa melaju lebih cepat. Kini dia telah mematok standar yang lebih tinggi."

Pada F1 musim ini, pencapaian keduanya sangat kontras. Jika Hamilton sukses mendominasi dan merengkuh gelar, Russell berada di posisi buncit klasemen.

Ia belum mampu meraih poin. Pencapaian terbaiknya adalah finis di urutan 11 GP Tuscan di Sirkuit Mugello. Namun Russell masih punya kesempatan untuk mencetak angka.

Ada tiga balapan tersisa musim ini: GP Bahrain, GP Sakhir, dan GP Abu Dhabi. Ia harus tampil sempurna jika tidak ingin kembali mengakhiri balapan dengan tangan kosong.