Russell: Williams Bisa Lewati Haas dan Alfa Romeo pada 2021

Kemal Şengül
·Bacaan 2 menit

Williams menjadi tim paling buruk di F1 sejak 2018 karena selalu berada di urutan terbawah dalam klasemen konstruktor. Bahkan, tahun ini mereka gagal meraih poin untuk pertama kalinya dalam sejarah keikutsertaan di Formula 1.

Tetapi, pada balapan terakhir di Abu Dhabi, Williams menunjukkan peningkatan karena Russell berhasil finis di atas Haas dan satu mobil Alfa Romeo.

George Russell berharap Williams bisa memiliki kinerja yang lebih baik dari Haas dan Alfa Romeo pada tahun depan. Ia menegaskan tim hanya perlu melanjutkan kinerja seperti di balapan terakhir.

“Saya yakin kami bisa mengalahkan Haas pada tahun depan. Saya rasa kami akan memiliki jarak yang dekat dengan Alfa Romeo,” kata Russell. “Tapi, jika Anda melihat progres kami, kami sepertinya bisa melampaui mereka.”

“Kami ingin mencetak poin pada tahun depan. Mengingat aturan yang tak berubah pada tahun depan, tapi kami menyadari sulit untuk ikut bersaing di papan tengah klasemen.

“Satu yang pasti, kami bertekad mengalahkan Haas dan Alfa Romeo.”

George Russell, Williams FW43

George Russell, Williams FW43<span class="copyright">Zak Mauger / Motorsport Images</span>
George Russell, Williams FW43Zak Mauger / Motorsport Images

Zak Mauger / Motorsport Images

George Russell, Williams Racing

George Russell, Williams Racing<span class="copyright">Glenn Dunbar / Motorsport Images</span>
George Russell, Williams RacingGlenn Dunbar / Motorsport Images

Glenn Dunbar / Motorsport Images

Rekan setim Russell, Nicholas Latifi, juga optimistis menyambut musim depan setelah melihat sinyal positif di lingkungan tim.

“Saya optimistis bisa tampil lebih kompetitif pada tahun depan. Kami ingin membuat kemajuan, dan setidaknya mengalahkan Haas dan Alfa Romeo. Saya berharap kami memiliki kesempatan untuk memperjuangkan poin,” kata Latifi.

“Tapi kami juga harus berpikir realistis. Mobil ini akan kami gunakan pada tahun depan. Tentu saja akan ada beberapa pengembangan. Kami belum fokus pada 2022. Kami bekerja keras untuk meningkatkan mobil untuk 2021.”

Meski aturan pembekuan mesin diberlakukan, setiap tim masih memiliki kebebasan dalam memodifikasi aerodinamika. Mereka juga memiliki dua token untuk melakukan perbaikan di power unit.

Masukan dari Russell setelah merasakan pengalaman berada di dalam mobil Mercedes, bisa menjadi sesuatu yang berguna bagi pengembangan mobil Williams.

“Saya sangat percaya diri. Kami telah mengambil langkah besar pada tahun ini. Motivasi kami sangat besar dan benar-benar bersemangat dengan pemilik baru,” ujar Latifi.