Rustriningsih Siap Bersaing Dengan Bibit di Pilgub Jateng

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Wakil gubernur Jawa tengah Rustriningsih memastikan diri mengambil formulir pendaftaran calon gubernur di Panti Marhaens, Semarang, Rabu (5/9/2012). Mengendarai mobil pribadi Mitsubishi Pajero Sport H 500 NYY, bersama rombongannya, Rustri datang ke kantor DPD PDIP sekitar pukul 12.00 WIB.

"Sebenarnya saya ingin sekaligus mengembalikan formulir. Tetapi ada teman-teman di arus bawah yang ingin ikut mengantar, jadi kami tunda hingga 12 September mendatang," ujar Rustriningsih.

Ia datang bersama suami dan rombongan pendukungnya mengenakan kaus khusus bertuliskan 'I Love You Full' dengan lambang banteng dan foto Rustri. Pendukungnya selalu meneriakkan 'hidup rustri', 'hidup Rustri'.

Mantan Bupati Kebumen dua periode itu beralasan tekadnya maju menjadi jateng 1 karena selama menjabat jadi wakil gubernur, ia kurang bisa berbuat banyak. Ia ingin memaksimalkan apa yang ia bisa.

Rustri juga berujar bahwa ia ingin membuktikannya loyalitasnya kepada PDIP selama ini. Keyakinannya maju tidak lain karena ia menemukan sebuah surat lama yaitu surat pengangkatan dirinya menjadi wakil sekretaris DPC PDIP Kebumen pada 1994 lalu. Hal itulah yang turut membuatnya yakin.

"Saat itu saya didorong untuk tidak ragu-ragu maju," kenangnya.

"Kalau soal izin ke pak Bibit, media yang sudah mengizinkan kan? Tapi nanti saya juga akan bilang ke pak Bibit, minta waktu," katanya.

Perempuan yang berkantor di lantai tiga kantor gubernur Jawa Tengah itu membeberkan bahwa ia akan mulai membangun perangkat saksi-saksi sebagai hal fundamental untuk pemenangan pemilunya. Rustri lebih memilih berkonsentrasi di luar struktur partai karena ia yakin kader PDIP solid.

Baginya, jika DPP sudah mengeluarkan rekomendasi pasti seluruh kader partai akan mengikuti. Dan strateginya itu akan menjadi satu jaringan secara tidak langsung.

Keputusannya itu serta merta membuatnya akan berhadapan langsung dengan incumbent Bibit Waluyo. Rustri tidak mempermasalahkan hal itu. Bahkan, ia siap untuk bersaing merebut kursi panas pada pilgub mendatang.

"Ya harus siap, karena di sini diajarkan untuk siap menghadapi apapun," jelasnya.

Rustri menambahkan dirinya siap membangun jawa tengah bersanding dengan posisinya sebagai kader PDIP. Ia yakin akan bisa melakukan hal itu karena pengalaman yang sudah diperolehnya selama ini. Sebelumnya puan maharani sempat menyindir Bibit karena kurang memperhatikan partai pengusungnya PDIP.

Ia juga tidak ingin dalam proses dirinya maju ada intimidasi. Segala bentuk teror juga ia imbau untuk tidak dilakukan. Sekilas ia bilang bahwa dirinya juga mendapat intimidasi tetapi tidak menyebut contohnya secara langsung.

Terkait dengan cawagub yang mendampinginya, Rustri memilih menjawab dengan hati-hati. Selama ini banyak yang menghubunginya untuk posisi itu. Total ada 11 orang yang menghubungi termasuk Garin Nugroho.

"Saya ingin wakil yang bisa bekerja dengan saya, untuk latar belakang pekerjaan, saya tidak masalah. Saya lebih mengarah ke substansi, " pungkasnya.

Terkait dengan Garin Nugroho ia mengaku sudah mengenal lama. Bahkan, ia menyebut sineas sekaligus budayawan nasional itu sebagai sahabatnya.

Sebelumnya, sineas nasional Garin Nugroho Riyanto (49) juga memutuskan untuk mengambil formulir pendaftaran calon wakil gubernur di kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jateng.

"Garin kan berasal dari kata Gareng yang selalu mengantarkan (mendampingi) punggawa pandawa. Kali ini Garin ingin mengantarkan Srikandi Jateng yaitu Rustriningsih sebagai wakilnya," kata pengamat politik nasional Sukardi Rinakit yang datang mewakili Garin, Selasa (4/9)

Ia bercerita bahwa keputusan garin itu berawal dari perbincangan dengan dua sahabat Garin yaitu Franky Sahilatua dan Moeslim Abdurrahman. Mereka ingin ada seseorang yang terlibat langsung membangun masyarakat kultural dan berbudaya.

"Kedua kawannya itu ingin dimulai dari jawa tengah karena potensi pemilih di jateng mencapai angka 15 persen, budayanya juga luar biasa," jelasnya.

Menjelang kematian Moeslim, Sukardi dimintai tolong untuk mengingatkan garin tentang hal itu. Garin pun menyatakan siap dengan segala resikonya termasuk tidak bisa membuat film seintens dahulu. Atau berkonsentrasi menjadi wagub.

Adapun pilihan sebagai wakil, pihaknya telah mengetahui sepak terjang Rustriningsih sejak 1990an. Menurutnya, Rustri sosok srikandi yang benar-benar memperjuangkan kepentingan rakyat. Dan paduannya dengan garin akan sesuai karena Rustri mengurus pemerintahan dan Garin membangun masyarakat berbasis kultural.

"Saat ini Garin sedang di jakarta di kedutaan jepang dan korea untuk even budaya. Nanti pas pengembalian formulir, ia akan datang sendiri," jelasnya.

Ketika dihubungi, Garin Nugroho membenarkan semua ucapan sahabatnya Rukardi. Ketertarikannya terhadap Rustri karena ia sudah mengenal sosoknya sejak menjabat bupati Kebumen. Paling tidak ada tiga hal yang ia lihat dari Rustri yaitu track record yang relatif bersih, daya tahannya menghadapi tekanan serta komitmennya melayani masyarakat.

Tujuannya adalah mengantarkan seseorang yang merupakan pemimpin yang bagus. Ia melihat bahwa masyarakat jenuh dengan politik dan butuh figur pemimpin yang baik. Selain itu Rustri juga cocok karena paham birokrasi.

"Saya sudah paham resiko. Menurut saya kerja budaya bisa dilakukan dimanapun, bahkan bisa langsung menyentuh masyarakat," tuturnya.

Adapun wakil ketua DPD PDIP Nuniek Sriyuningsih mengatakan bahwa Rustriningsih selalu ditanyakan DPP. Bahkan, seorang Puan maharani bertanya apakah Rustri sudah mendaftar atau belum.

"Seandainya mendapat rekomendasi, jajaran partai siap memenangkan," ucapnya.

Selain Rustri kemarin juga ada yang mendaftar di hari terakhir. Mereka yaitu Bupati Purbalingga Heru Sujatmoko, Bekas Bupati Wonogiri Begug Poernomosidi, Ketua Pemuda Pancasila Budi Supriyanto. Total sudah ada 20 calon yang mendaftar.

  • Sutan Tampil Nyentrik dengan Topi Bundar
  • Daftar KPU, PDS Bantah Kepengurusan Ganda
  • Anas Yakin Demokrat Menang Pemilu Lagi
  • Anas Yakin Demokrat Pemenang Pemilu 2014
  • Adik (Alm) Nasrudin Daftarkan Partai Republiku ke KPU
  • Mantan Kader Demokrat Daftarkan Partai Baru ke KPU
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.