Rusuh Suporter Inggris di Final Piala Eropa Berbuntut Panjang

·Bacaan 1 menit

VIVA – Organisasi Sepakbola Eropa (UEFA) menyiapkan sanksi untuk Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA), menyusul perilaku barbar pendukung mereka saat final Piala Eropa 2020, Juli 2021 lalu. Di laga final tersebut, Timnas Inggris dikalahkan Italia di final.

Final yang dimenangkan Italia melalui adu penalti itu dirusak oleh bentrokan yang terjadi antara pendukung dan ofisial di dalam dan sekitar Stadion Wembley. Selain itu beberapa penonton tanpa tiket melanggar garis keamanan.

UEFA telah membuka investigasi kasus indisipliner itu dua hari setelah final dan FA dikenai empat dakwaan atas penyerangan di lapangan oleh para pendukung, pelemparan benda, mengganggu selama lagu kebangsaan dikumandangkan, dan menyalakan kembang api.

FA juga didenda 30.000 euro karena masalah penonton yang menyorot laser pointer ke arah kiper Denmark Kasper Schmeichel saat Inggris menang pada babak semifinal yang juga diadakan di Wembley.

"Menyusul penyelidikan yang dilakukan Inspektur Etika dan Disiplin UEFA ... proses disipliner telah dibuka terhadap Asosiasi Sepak Bola Inggris atas kemungkinan pelanggaran Pasal 16 (2) (h) Peraturan Disiplin UEFA karena kurangnya ketertiban atau disiplin oleh para pendukungnya," kata UEFA dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters.

Bulan lalu, FA menugaskan peninjau independen untuk menghindari terulangnya "adegan memalukan" di sekitar Wembley. (Ant)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel