Saat Cuitan Elon Musk Bikin Keraguan Pesanan Mobil Listrik oleh Hertz

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta - Hertz menyampaikan rencana pembelian terbesar sebanyak 100 ribu kendaraan listrik Tesla pada pekan lalu lantas menuai pujian tentang terobosan beralih ke EV (Electric Vehicle).

Pengumuman langsung mendapat respons dari CEO Tesla Elon Musk. Dalam cuitannya di lini masa Twitter tergambar keraguan dan mempertanyakan kepastian persetujaun tersebut.

"Jika semua ini didasarkan pada Hertz, saya ingin menekankan belum ada kontrak yang ditandatangani," tulis Musk, merujuk pada lonjakan saham Tesla setelah pengumuman perusahaan penyewaan mobil baru-baru ini.

Pada Selasa, 2 November 2021, saham Tesla tergelincir 2 persen. Sementara hari sebelumnya susut sebanyak 5 persen. Namun, posisinya masih di batas aman sampai sebelum Hertz mengumumkan rencana pembeliannya.

Sesudah deklarasi Hertz pekan lalu, Tesla tidak mengeluarkan pernyataan apapun kepada awak media. Perseroan memiliki pola untuk tidak menanggapi pertanyaan dari media dalam beberapa tahun terakhir, dan juga tidak menanggapi permintaan komentar lebih lanjut. Hertz berargumen kesepakatan yang terjadi atas pembelian 100 ribu Tesla Model 3’s.

"Hertz tetap pada rencana dengan apa yang kami umumkan minggu lalu. Pengiriman Tesla sudah dimulai. Kami melihat permintaan awal yang sangat kuat untuk Tesla, khususnya pada armada sewaan kami. Maka menandai permintaan pasar untuk kendaraan Tesla,” ujar Director of Communications Hertz Lauren Luster.

Sementara itu, Analis Wedbush Securities, Dan Ives menuturkan, ada kemungkinan Musk memakai cuitannya untuk menekan Hertz agar menyelesaikan pembelian dengan persyaratan yang diinginkan Tesla.

“Kami melihat tweet Hertz sebagai permainan poker taruhan tinggi, dengan kemungkinan perselisihan hukum terjadi antara Hertz dan Tesla,” ujar dia.

Ia mengatakan, Hertz telah umumkan kesepakatan dan ini masalah prosedur untuk teken kesepakatan. "Tweet Musk pagi ini kemungkinan akan memaksa Hertz,” kata dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kesalahan yang Sama

Foto dari udara memperlihatkan pembangunan pabrik Tesla di Shanghai, China pada Selasa (16/7/2019). Pembangunan pabrik ini menjadi langkah pertama Tesla untuk melokalkan produksi di pasar automotif terbesar dunia tersebut. (AFP Photo)
Foto dari udara memperlihatkan pembangunan pabrik Tesla di Shanghai, China pada Selasa (16/7/2019). Pembangunan pabrik ini menjadi langkah pertama Tesla untuk melokalkan produksi di pasar automotif terbesar dunia tersebut. (AFP Photo)

Hertz bertaruh lebih banyak dalam transaksi ini dibandingkan Tesla. Raksasa mobil sewaan muncul dari kebangkrutan awal musim panas ini.

Perusahaan mengambil langkah ajukan penawaran umum perdana (IPO) baru. Saat ini Hertz dan perusahaan persewaan mobil lainnya mengalami rekor tarif sewa mobil jauh di atas tingkat pra-pandemi. Laporan ini ditulis dari Rival Avis Budget ( CAR ) pada Senin, 1 November 2021.

Sejatinya, Musk berada di bawah pengawasan Securities and Exchange Commission (SEC). Regulasi mengharuskan dia untuk mendapatkan persetujuan dari eksekutif lain di Tesla sebelum dia menuliskan cuitan berisi konten apa pun tentang perusahaan.

Dia menyetujui perintah itu setelah SEC menemukan ungggahannya pada 2018. Pada tweet tertuang Musk yang mengklaim telah mendapatkan dana untuk mengakusisi Tesla secara pribadi. Praktis menyesatkan investor.

Komentar Musk atas pesanan Hertz secara tidak langusng mengulang peristiwa serupa. Dia menuliskan cuitan Hertz tidak mendapatkan diskon atas sejumlah besar mobil yang dibelinya.

Penyataan Keliru dari Musk

Pendiri Tesla dan SpaceX, Elon Musk. Christophe Gateau/AFP
Pendiri Tesla dan SpaceX, Elon Musk. Christophe Gateau/AFP

Biasanya harga armada sewa lebih rendah daripada pembelian mobil daripada konsumen individu. Secara lantang Musk menuliskan Hertz tidak mendapatkan diskon dan kesepakatan itu tidak berpengaruh pada ekonomi Tesla.

Otomatis pernyataan tentang pesanan 100 ribu mobil tidak akan berdampak terhadap perekonomian Tesla tidak akurat. Meskipun nantinya Hertz membayar harga penuh atas mobil-mobil itu.

Kesepakatan penjual 100 ribu mobil jelas akan menjadi kabar baik bagi Tesla. Ini membantu perusahaan memenuhi tujuan ambisius guna meningkatkan omzet penjualan. Dengan target setidaknya 50 persen per tahun ke depan.

Strategi Tesla

Foto yang diabadikan pada 26 Oktober 2020 ini menunjukkan kendaraan Tesla Model 3 yang diproduksi di China (made in China) di gigafactory Tesla yang terletak di Shanghai, China timur. (Xinhua/Ding Ting)
Foto yang diabadikan pada 26 Oktober 2020 ini menunjukkan kendaraan Tesla Model 3 yang diproduksi di China (made in China) di gigafactory Tesla yang terletak di Shanghai, China timur. (Xinhua/Ding Ting)

Tahun lalu, Tesla berhasil menjual 500 ribu mobil di seluruh dan menjadi rekor bagi perusahaan. Investor memproyeksikan penjualan global perusahan Musk setidaknya sebanyak 900 ribu kendaraan.

Selain itu, Tesla juga memiliki membuka dua pabrik baru. Satu di dekat Austin, Texas dan satu di dekat Berlin. Dari pabrik itu harapannya meningkatkan kapasitas global secara signifikan. Hal penting adalah kemampuan Tesla menemukan target konsumen untuk semua produk mobil tambahan.

Kesepakatan Hertz juga dapat memperkenalkan jutaan pengemudi ke kendaraan listrik pertamanya. Tesla berpotensi meraih keuntungan atas penjualan tersebut.

Prestasi Sepanjang 2021

Tesla Cyber Truck sedang pengetesan (cybertruckownersclub.com/forum)
Tesla Cyber Truck sedang pengetesan (cybertruckownersclub.com/forum)

Proyeksi pertumbuhan itulah yang menjadikan saham Tesla menjadi sangat berharga. Kapitalisasi pasar pembuat EV setara dengan nilai gabungan dari 12 pembuat mobil terbesar di dunia berdasarkan volume penjualan.

Saham Tesla adalah saham AS yang mempunyai kinerja terbaik tahun lalu. Dengan kenaikan nilai 743 persen. Akumulasi kenaikan sahamnya hampir 30 persen sepanjang tahun ini sebelum pengumuman Hertz.

Berita itu pula membawa saham pembuat mobil naik 12,5 persen di hari itu saja. Kemudian mengangkat nilai keseluruhan perusahaan di atas angka USD 1 triliun atau setara Rp 14.268 triliun pertama.

Prestasi itu menjadikan Tesla sebagai perusahaan AS keenam yang berhasil mengantongi kapitalisasi

pasar di atas USD 1 triliun . Perjalanan yang dimulai oleh berita Hertz mengangkat saham Tesla 31 persen lagi hingga penutupan Senin, 1 November 2021.

Reporter: Ayesha Puri

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel