Saat Erick Thohir Mencicip Miras Lokal: Seger!

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengunggah video tengah mencicipi miras pada Minggu sore. Ia pun sempat memberikan testimoni setelah menjajal minuman tersebut: "Seger".

Dikutip dari unggahan video di instagram @erickthohir, Minggu (3/10/2021), Erick Tohir tengah mencicipi miras lokal. Namun miras yang dicicipi oleh Menteri BUMN ini bukan minuman keras melainkan minuman peras.

"Kaget juga waktu ditawarin minum “miras” 😆. Tapi saya salut dengan ide kreatifnya," tulis Erick Thohir di caption unggahan tersebut.

Ia pun menjelaskan, @miras.lokal merupakan perasan lemon lokal dari perkebunan di Tajur, Halang, Bogor. Produksinya pun dilakukan di Bogor. Menggarap potensi yang ada di sekitar, menjadi peluang usaha.

Menurutnya, bisnis selalu dimulai dengan ide kreatif lalu diramu strategi yang tepat serta ketekunan.

"Saya yakin banyak sekali teman-teman muda yang memiliki banyak ide kreatif yang bisa dikembangkan menjadi peluang usaha," tuturnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Segar

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ikut hadir secara langsung dalam pembukaan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat (27/8/2021).
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ikut hadir secara langsung dalam pembukaan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat (27/8/2021).

Dalam unggahan video tersebut, Erick mengaku sempat kaget saat ditawari minum miras.

"Ini ada anak muda nawarin menteri suruh (minum) miras. Ternyata ini minuman yang sehat. minuman peras," jelas kata Erick.

Kemudian ia pun membuka botol, menuangkan ke gelas berisi eas dan mencicipi miras tersebut.

"Segar" kata Erick sambil mengangguk-angguk.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel