Saat Erick Thohir Peluk Orang dengan HIV Ni Ketut Raditen

·Bacaan 1 menit
Menteri BUMN, Erick Thohir bekerja nyata untuk meningkatkan SDM Indonesia melalui perusahaan negara. (Dok BUMN)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir mengunjungi Rumah Kreatif dan Koperasi Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Sekar Jempiring, Bali belum lama ini. Rumah Kreatif ini merupakan rumah bagi komunitas orang dengan HIV bisa melakukan kegiatan dan menyalurkan hobi.

Ketua KDS Sekar Jempiring Ni Keutu Raditen mengatakan, KDS Sekar Jempiring merupakan rumah kedua bagi orang dengan HIV. Rumah Kreatif dan Koperasi ini berdiri pada 2020.

Motivasi berdirinya KDS Sekar Jempiring karena Ni Ketut Raditen ingin membantu teman-teman yang positif HIV untuk menyalurkan hobi. Hal ini berdasarkan pengalaman pribadinya yang diusir dari rumah saat bercerita kepada keluarga bahwa ia positif HIV.

Dari hal tersebut ia ingin membantu sesama.

Saat bertemu dengan Erick Thohir, Ni Ketut Raditen merasa dikuatkan. Pasalnya, Menteri BUMN tersebut langsung merangkulnya tanpa melihat bahwa ia adalah orang dengan HIV.

"Tapi seorang Bapak Erick Thohir memeluk saya tanpa berpikir bahwa saya orang dengan HIV," kata dia dikutip dari unggahan instagram @erickthohir, Minggu (9/1/2022).

Ni Ketut Raditen mengatakan bahwa seluruh kegiatan rumah kreatif tersebut didukung oleh anak usaha PT PLN (Persero) yaitu PT Indonesia Power.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kata Erick Thohir

Dalam video di instagram tersebut, Erick mengunggah tulisan bahwa Rumah Kreatif dan Koperasi KDS Sekar Jempiring, Bali bisa memberikan energi bagi semua orang.

"Ibu Ni Ketut Raditen, menjadikan pengalaman hidupnya sebagai harapan baru untuk para ODHA. Semoga cerita tentang Rumah Kreatif dan Koperasi KDS Sekar Jempiring, Bali ini, bisa memberikan energi kepada kita, untuk terus berbuat baik kepada sesama," tulisnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel